Izin Usaha Terus Disempurnakan

(Nur/YR/E-2)
22/9/2018 02:20
Izin Usaha Terus Disempurnakan
(MI/PANCA SYURKANI)

UNTUK mendongkrak pertumbuhkan ekonomi lebih tinggi, pemerintah tidak bisa semata mengandalkan konsumsi di dalam negeri, tapi juga perlu ditopang investasi dan ekspor.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, perbaikan kinerja investasi ataupun ekspor dapat membantu perekonomian untuk tumbuh lebih tinggi dari kisaran 5,0%.

“Kalau kita selalu fokus ke dalam negeri, pertumbuhan ekonomi kita untuk tumbuh dari 5,0%-5,5% susah bukan main,” ujar dia dalam acara sosialisasi Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik (OSS) di Lombok, Nusa Tenggara Barat,  Jumat (21/9).      

Dia mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang saat ini berada pada kisaran 5,0%, berkat dukungan konsumsi rumah tangga, sudah merupakan angka pencapai-an yang baik dalam kondisi global penuh ketidakpastian.

Namun, mantan Gubernur Bank Indonesia itu menambahkan, pemerintah juga berupaya untuk mengundang investasi dan mendorong ekspor guna optimalisasi kinerja perekonomian yang saat ini belum tumbuh sesuai potensinya.

Untuk itu, pemerintah membuat sistem pelayanan terpadu guna mendorong investasi berbasis ­ekspor ataupun substitusi impor.

Upaya tersebut tidak hanya membantu kegiatan perekonomian, tapi juga menekan defisit neraca perdagangan.

Menurut Darmin, pembangunan industri berbasis substitusi impor menjadi penting karena setiap perekonomian tumbuh cepat, impor juga meningkat tajam, sehingga pemenuhan bahan baku ataupun bahan modal di dalam negeri ialah salah satu hal yang krusial.

“Intinya dengan memudahkan perizinan, kita bisa berharap agar investor dapat lebih nyaman, lebih jelas, dan lebih pasti dalam memperoleh perizinan. Dengan begitu, kita mengharapkan investor bisa datang lebih banyak,” jelas Darmin.

Ia mengatakan, dengan pembentukan OSS, kegiatan investasi serta industri berbasis ekspor dan substitusi impo, bakal meningkat.

“Intinya dengan memudahkan perizinan, kita bisa berharap agar investor lebih nyaman, lebih jelas, dan lebih pasti dalam perizinan,” tukasnya. (Nur/YR/E-2)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya