Kreatifood 2018 untuk Perluas Pasar dan Jaringan Usaha

(RO/S-4)
21/9/2018 07:45
Kreatifood 2018 untuk Perluas Pasar dan Jaringan Usaha
(DOK KREATIFOOD 2018)

USAHA rintisan berbasis teknologi (start-up) di bidang kuliner mulai bermunculan di Indonesia. Untuk membantu perluasan pasar dan jaringan mereka, Badan Ekonomi Kreatif mengumpulkan start-up kuliner dalam ajang
Kreatifood 2018.

Setelah Surabaya, Medan, Palembang, dan Yogyakarta, pada tiga hari ini Jakarta menjadi tuan rumah ajang itu. "Kami mengadakan Kreatifood 2018 di Jakarta mulai Jumat (21/9) sampai Minggu (23/9) di Mal Gandaria. Kami sengaja mengadakan di akhir pekan karena biasanya di hari-hari tersebut mal banyak dikunjungi orang," ungkap Kepala Sub Direktorat Pasar Segmen Bisnis dan Pemerintah Direktorat Pengembangan Pasar Dalam Negeri Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Fahmy Akmal, di Jakarta, Kamis (20/9).

Sasaran utama ajang itu, imbuh Fahmy, selain konsumen ritel juga pembeli dari distributor, agen, atau reseller. Selama penyelenggaraan Kreatifood 2018 di empat kota, pihaknya mencatat telah terjadi transaksi penjualan dengan nilai lebih dari Rp550 juta.

Haveltea, salah satu merek yang mengikuti Kreatifood, sekarang telah mengekspor 100 ribu tea bag ke Singapura dan sedang menjajaki peluang ekspor ke Vietnam, Kamboja, dan Brasil. Haveltea juga memperoleh distributor baru di Surabaya dan 30 kafe di Indonesia, yaitu Pekanbaru, Jakarta, Bandung, Semarang, Purwokerto, Malang, Bali, Mojokerto, dan Yogyakarta. (RO/S-4)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya