Darmin: Dari 2,2 Juta Ton Stok Bulog, 1,4 Juta Ton Beras Impor

Achmad Zulfikar Fazli
20/9/2018 17:03
Darmin: Dari 2,2 Juta Ton Stok Bulog, 1,4 Juta Ton Beras Impor
(ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

MENKO Perekonomian Darmin Nasution menyebut gudang Perum Bulog saat ini penuh akibat beras impor. Ada sebanyak 1,4 juta ton beras hasil impor di gudang Bulog.
 
"Kalau dibilang gudang penuh, iya karena impornya 1,4 juta ton," kata Darmin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, hari ini.
 
Darmin menjelaskan, pada minggu ketiga Agustus, stok Bulog ada 2,2 juta ton. Jumlah itu terdiri dari 1,4 juta ton beras impor dan sisanya dari hasil dalam negeri.
 
Keputusan impor beras, lanjut dia, terakhir disetujui saat rapat bersama di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perkonomian. Saat itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan pimpinan Bulog hadir dalam rapat tersebut.
 
"Jadi perdebatan yang terjadi antara rekan-rekan saya, itu malah yang jadi pertanyaan. Loh beras ini impor kok, impor yang mana yang dibicarakan, enggak ada impor setelah putusan terakhir 28 Maret 2018 dan itu sudah dilaksanakan," jelas dia.

Darmin mengatakan impor beras pada tahun ini diputuskan sebanyak 2 juta ton dan itu sudah disetujui melalui rapat sebanyak tiga kali. Kemudian, pemerintah gagal mengimpor 200 ribu ton beras dari India. Alhasil, hanya impor 1,8 juta ton.
 
Dari 1,8 juta ton itu, sebagian besar sudah masuk ke gudang Bulog. Kini, tinggal menunggu 400 ribu ton sisanya.
 
"Jadi maksudnya saya, yang diributkan ada yang enggak setuju impor, enggak ada lagi keputusan impor setelah itu, sedangkan dulu-dulu sudah jalan, dan diputuskan bersama, itu tidak ada yang tidak setuju, semua setuju karena semua sadar stok Bulog terlalu kecil," ucap dia. (MTVN/OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya