Menkeu: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,3% masih Realistis

Cahya Mulyana
13/9/2018 18:15
Menkeu: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,3% masih Realistis
(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Idrawati mengatakan terdapat downside risk (risiko negatif) yang berasal dari dinamika impor dan menjadi tantangan pada 2019. Meskipun demikian target pertumbuhan ekonomsi sebesar 5,3% dalam asumsi makro Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2019 masih realistis.

"Kami menganggap (pertumbuhan ekonomi) 5,3% masih cukup realistis, namun juga mengakui bahwa (ada) downside risk-nya," kata Menkeu pada rapat kerja (Raker) dengan Komisi XI DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (13/9).

Menurut dia, risiko negatif dalam pertumbuhan ekonomi di 2019 berasal dari dinamika impor. Antisipasinya, pemerintah akan mengendalikan dinamika impor supaya tidak menghambat target pertumbuhan ekonomi.

Tidak hanya itu, kata Sri, pemerintah juga mencari cara untuk mengantisipasi tantangan lain yakni menyangkut perubahan tren preferensi konsumsi masyarakat. Intinya, terdapat potensi perubahan pola konsumsi masyarakat dengan lebih banyak menyimpan uang sehingga tidak tersalurkan ke sektor riil.

"Kedua, kecenderungan investor menahan rencana investasi langsung lantaran menunggu hasil Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019 (wait and see)," katanya.

Ketiga, lanjut dia, normalisasi kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) dan Eropa yang berimbas pada kinerja investasi di sektor keuangan. Dan keempat, dampak kebijakan proteksionisme perdagangan AS terhadap kinerja ekspor Indonesia.

"Meskipun dihadang berbagai risiko, pemerintah tetap optimistis dan menargetkan pertumbuhan ekonomi 2019 5,3%," tutupnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya