Gigih Prakoso Ditunjuk Jadi Direktur Utama PGN

(Try/E-1)
11/9/2018 22:45
Gigih Prakoso Ditunjuk Jadi Direktur Utama PGN
(ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

RAPAT Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk memutuskan untuk mengangkat Gigih Prakoso sebagai direktur utama menggantikan Jobi Triananda Hasjim. Gigih sebelumnya menjabat Direktur Pe­ren­canaan Investasi dan Manajemen Risiko PT Pertamina (persero).

“Terjadi perubahan pengurus perubahan dirut yang tadinya dijabat Jobi Triananda Hasjim menjadi Gigih Prakoso,” kata Corporate Secretary PGN Rachmat Utama seperti dikutip dari Medcom.id, Senin (10/9).

Selain pergantian dirut, kursi direksi PGN masih diduduki orang-orang yang sama, di antaranya Danny Praditya sebagai direktur komersial, Sesima E Siahaan sebagai direktur SDM dan umum, Dito Seno Widagdo seba­gai direktur infrastruktur dan teknologi, dan Said Reza Pahlevy sebagai direktur keuangan.

Sepanjang semester I 2018, PGN berhasil membukukan pendapatan sebesar US$1,62 miliar dan laba bersih mencapai US$145,94 juta, atau lebih dari Rp2 triliun (kurs rata-rata enam bulan 2018 sebesar Rp13.765 per dolar AS).

Realisasi itu lebih tinggi jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pada semester I 2017, PGN memperoleh pendapatan US$1,41 miliar dengan laba bersih US$50 juta, atau Rp670,3 miliar. Artinya selama Januari-Juni 2018, perusahaan berhasil meningkatkan laba bersih sebesar 191,8%.

Sumbangan terbesar bagi pendapatan dan laba bersih PGN berasal dari pendapatan dis­tribusi gas bumi sebesar US$1,27 miliar dan penjualan minyak dan gas (migas) US$308 juta.

Pendapatan dari kegiatan usaha utama bisnis PGN tersebut meningkat jika dibandingkan dengan realisasi semester I 2017 sebesar US$1,16 miliar dari distribusi gas bumi dan sebesar US$212 juta dari penjualan migas.

“Tahun ini penuh tantangan bagi PGN, terutama akibat dampak dari masih melambatnya perekonomian global. Kami juga be­kerja keras untuk mensukseskan integrasi PT Pertamina Gas (Pertagas) sebagai anak usaha PGN,” kata Rachmat Hutama.

Sampai akhir Juni 2018, volume gas bumi yang didistribusikan PGN termasuk anak usaha PT Gagas Energi Indonesia ke pelanggan mencapai sebanyak 835,56 bbtud, naik 11,55% jika dibandingkan dengan semester I tahun lalu sebanyak 749,02 bbtud. (Try/E-1)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya