Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI tukar rupiah terhadap dolar AS dalam dua hari terakhir mengalami penguatan paling tajam di Asia. Kemarin perdagangan rupiah ditutup di angka 14.820 per dolar AS atau menguat sebesar 70 (+0,47%) dari level penutupan sebelumnya, yakni 14.890.
Bank Indonesia (BI) mengapreasiasi langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah dan swasta yang mendukung stabilitas nilai tukar rupiah yang terus menguat.
Gubernur BI Perry Warjiyo menilai pemerintah telah melakukan langkah-langkah yang konkret untuk menurunkan defisit transaksi berjalan. "Memang sejumlah langkah telah dan terus akan dilakukan, seperti B-20 kan sudah diimplementasikan. Menteri Keuangan juga sudah mengumumkan PPh impor," kata Perry di Kompleks Bank Indonesia, Jakarta, kemarin.
Dengan langkah yang diambil oleh pemerintah, baik yang telah maupun akan terus dilakukan, Perry meyakini defisit transaksi berjalan pun akan turun secara signifikan. "Karena itu, juga akan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah ke depannya," tambahnya.
Perry juga memberikan apresiasi kepada pengusaha yang mempunyai devisa atau valas untuk menjual valasnya. "Karena itu, dua hari ini supply demand terus berlangsung dan itu juga bagian penting mengenai pergerakan nilai tukar yang stabil dan hari ini menguat," katanya.
Koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam pernyataan resmi kemarin menyatakan keprihatinan atas kondisi rupiah.
"Kami amat prihatin dengan melemahnya kurs rupiah yang berkepanjangan, yang tentunya memberatkan perekonomian nasional, khususnya rakyat kecil, yang cepat atau lambat harus menanggung kenaikan harga-harga kebutuhan pokok," kata Sandiaga.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengaku heran dengan pernyataan Prabowo-Sandiaga yang mengkritik kebijakan Jokowi-JK itu. "Saya malah curiga bahwa ini upaya untuk menutupi kegagalan mereka membentuk tim kampanye dengan persoalan ekonomi," katanya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved