UMKM Mendunia dengan Gapura Digital

Retno Hemawati
07/9/2018 06:15
UMKM Mendunia dengan Gapura Digital
(Ist)

Google Indonesia membuat program yang mampu membantu para UMKM mengembangkan bisnisnya dengan memanfaatkan digital. Salah satu program yang dihadirkan bernama Gapura Digital (Gerakan Pelatihan Usaha Rakyat secara Digital), yaitu kelas pelatihan bagi para UMKM tentang pengembangan bisnis melalui digital.

SAAT ini di Indonesia sudah banyak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang jumlahnya semakin tumbuh dari tahun ke tahun. Sayangnya, masih sedikit UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi digital dengan baik, terutama untuk pemasaran produk. Padahal, UMKM ialah tulang punggung ekonomi Indonesia.

Dari riset Profil Bisnis yang dilakukan Bank Indonesia pada 2017, UMKM berkontribusi lebih dari 60% terhadap PDB (GDP) dan 97% terhadap penyerapan tenaga kerja Indonesia.

Sementara itu, menurut Oxford Economics pada 2017, dari total pengguna internet di Indonesia, baru sekitar 20% bisnis yang memiliki laman web. Artinya, banyak bisnis yang kehilangan kesempatan menemukan calon pelanggan. Salah satu kendala kurangnya UMKM yang memanfaatkan internet ialah keterbatasan modal dan kurangnya pengetahuan tentang pemanfaatan teknologi digital.

Melihat permasalahan ini, Google Indonesia membuat program yang mampu membantu para UMKM mengembangkan bisnisnya dengan memanfaatkan digital. Salah satu program yang dihadirkan bernama Gapura Digital (Gerakan Pelatihan Usaha Rakyat secara Digital), yaitu kelas pelatihan bagi para UMKM tentang pengembangan bisnis melalui digital.

Pembahasan mengenai program Gapura Digital dan contoh UMKM yang sukses memanfaatkan program ini, akan kami hadirkan di Big Circle episode 70 dengan bahasan UMKM Go Online, yang secara spesial akan tayang pada Sabtu, 8 September 2018.

Ryan Rahardjo (Senior Analyst Policy) dan Veronica Utami (Head of Marketing) dari Google Indonesia menjelaskan Gapura Digital sudah dimulai sejak 2017. Kelas Gapura Digital diberikan secara gratis dan diajarkan oleh para pengusaha berpengalaman atau para ahli pemasaran digital. Topik yang dibagikan beragam, mulai info dasar penggunaan internet, kiat membuat website yang efektif, hingga pengenalan teknik-teknik search engine optimization (SEO) dan search engine marketing (SEM) agar bisnis mudah ditemukan internet.

Sejuta UMKM
Gapura Digital sudah dilakukan di 14 lokasi di 12 kota di Indonesia, di antaranya Medan, Padang, Palembang, Pontianak, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Malang, Surabaya, Denpasar, dan Makassar. Jumlah kota akan ditambah agar bisa menjangkau UMKM yang lebih banyak.

Salah satu fitur digital yang diperkenalkan di kelas Gapura Digital ialah fitur Google Bisnisku, yaitu fitur bisnis yang disediakan untuk memperkenalkan sebuah bisnis kepada masyarakat melalui internet. Saat ini sudah ada 1 juta UMKM yang Go Online dengan menggunakan Google Bisnisku.

Contoh UMKM yang sudah merasakan hasil nyata dari program Gapura Digital dan penggunaan fitur Gapura Digital ialah Moga River Park, yaitu bisnis wisata alam yang terletak di Pemalang, Jawa Tengah. Moga River Park menyediakan paket wisata alam berupa rafting, flying fox, susur sungai, dan outbond. Pengelola Moga River Park, Ikmaluddin Aziz, tertarik mengikuti kelas Gapura Digital karena ingin mengembangkan bisnisnya agar lebih dikenal masyarakat luas.

Moga River Park dibangun pada 2016 bersama empat orang teman lain. Dengan modal Rp25 juta, Ikmal membeli dua perahu karet sebagai modal. Awal mula, perahu karet tidak hanya digunkana untuk rafting, tetapi juga dimanfaatkan untuk membersihkan Sungai Comal yang menjadi lokasi rafting. Ikmaluddin bersama teman-teman memang memiliki kepedulian terhadap kebersihan alam terutama Sungai Comal yang berada di lingkungan tempat tinggalnya.

Meskipun mengaku gagap teknologi, Ikmal memiliki keinginan untuk mengembangkan bisnisnya. Karena itulah, Ikmal mencoba mencari tahu di internet dan menemukan kelas Gapura Digital. Pada Oktober 2017, Ikmal memutuskan mengikuti kelas Gapura Digital di Semarang, yang membutuhkan waktu tiga jam perjalanan dari Pemalang.

Saat mengikuti kelas, Ikmal mendapat pelajaran tentang pembuatan website melalui fitur Google Bisnisku. Sepuluh menit setelah membuat akun Google Bisnisku, Ikmal mendapat telepon dari pelanggan yang ingin melakukan rafting dengan jumlah 125 orang. Ikmal terkejut dan tidak mampu menyanggupi permintaan tersebut karena tidak memiliki persediaan perahu karet dan peralatan yang cukup.

Setelah bergabung di Google Bisnisku, bisnis Moga River Park semakin meningkat. Jumlah pengunjung yang awalnya hanya 60 orang per bulan, kini bisa mencapai 200 orang per bulan. Bahkan, pernah mencapai 600 orang per bulan di masa awal bergabung dengan Google Bisnisku. Manajemen yang awalnya hanya dikelola oleh lima orang, kini sudah bertambah dengan adanya karyawan dengan total 36 orang, belum termasuk volunter yang biasanya membantu saat pengunjung sedang ramai.

Kisah selengkapnya tentang kesuksesan para UMKM dalam memanfaatkan digital, dapat Anda saksikan di program Big Circle episode UMKM Go Online pada Sabtu, 8 September 2018, pukul 19.05 WIB, bersama Pembawa acara Andy F Noya dan Amanda Zevannya, serta mentor Danton Sihombing dari Brand Consultant. (H-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya