Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Jusuf Kalla menegaskan bahwa posisi nilai rupiah yang mencapai Rp 15.000 tempo hari tidak mencerminkan kondisi perekonomian Indonesia. Dirinya menekankan bahwa pemerintah dapat mengendalikan nilai rupiah.
"Ya himbauan menukar dolar ke rupiah bisa dihimbau, tetapi mereka tahu bahwa kita bisa mengendalikannya. Jadi siapa yang simpan simpan dolar nanti rugi belakangan itu," tegas Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Kamis (6/9).
Terkait sejumlah pandangan yang memiliki kekhawatiran akan kenaikan dolar Jusuf Kalla menyatakan bahwa hal tersebut harus dibuktikan. Pemerintah sendiri menurutnya sudah membuktikan pihaknya mampu untuk menurunkan nilai dolar dibandingkan kemarin.
Menurutnya penurunan tersebut menunjukkan bahwa kebijakan yang diambil pemerintah memberikan pengaruh kepada pasar. "Sekarang sudah terbukti bahwa hari ini lebih rendah dibandingkan kemarin kan. Baguslah, jadi ada pengaruh dari pada kebijakan pemerintah. Buktinya sekian jam ini mengalami penurunan," tutur Jusuf Kalla.
Dirinya juga menanggapi terkait adanya opsi kebijakan yang meningkatkan TKI ke luar negeri, menurutnya hal itu bisa saja dilakukan. Tetapi dirinya menginginkan bahwa TKI yang dikirimkan ke luar negeri bukan seperti TKI yang selama ini dikirimkan.
Dirinya menginginkan para TKI yang dikirimkan nantinya merupakan tenaga - tenaga profesional yang memiliki gaji yang tinggi dan bukan tenaga domestik asisten rumah tangga. Misalnya ke Jepang, Hongkong ataupun negara lainnya.
Terkait kerja sama dengan pihak Republik Demokratik Kongo yang memungkinkan mendatangkan devisa, Jusuf Kalla menjelaskana bahwa potensi itu memang ada tetapi sifatnya masih jangka panjang dan bukan jangka pendek. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved