Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral mendapat beberapa tugas dalam rangka menekan kebutuhan impor. Mula pengurangan konsumsi minyak dalam negeri, optimalisasi tingkat kandungan dalam negeri (TKDN), sampai pemangkasan proyek.
“Arahan tadi pagi (saat rapat dengan Presiden Joko Widodo), ada beberapa hal yang ingin sampaikan terkait dengan sektor ESDM dengan tujuan bagaimana kita mengendalikan impor. Yang kalau bisa misalnya tidak perlu impor. Fokus gunakan produk dalam negeri, kalau bisa. Semaksimal mungkin. Dikenal dengan nama TKDN,” terang Menteri ESDM, Ignasius Jonan, di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (4/9).
Selain itu, kata Jonan, beberapa proyek juga akan ditunda penyelesaiannya karena pembangkit banyak menyerap barang impor. “Itu untuk mengurangi beban impor yang dipandang tidak perlu. Tapi kalau harus impor yang tidak ada di dalam negeri ya udah lakukan,” terangnya.
Salah satunya proyek pembangkit yang belum mencapai tahap financial close (FC) ialah dalam lingkup proyek 35 ribu mw. “Proyek yang ditunda 35 ribu mw yang belum FC yang sudah digeser ke tahun tahun berikutnya itu sekitar 15.200 mw, “ujarnya.
Jonan menegaskan, seluruh proyek 35 ribu mw tetap akan direalisasikan tetapi targetnya diundur sesuai kebutuhan. “Enggak dibatalkan karena konsumsi listrik, pertumbuhan listrik tahun lalu 7%. Triwulan II itu 4,7% kalau enggak salah. Tahun ini estimasi bisa maksimum sekitar 6%, sedangkan target APBN 8%, makanya digeser banyak proyek,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, Jonan juga menjelaskan kebijakan perluasan B20 (biodiesel) akan dikawal secara serius. “Mengenai kebijakan B20, mulai tanggal 1 September yang sudah diterapkan, ESDM bersungguh-sungguh mengawasinya dan mencoba menampung apa yang memang bisa diperbaiki dari waktu ke waktu. Itu mulai soal transportasinya, cara mencampurnya sehingga makin lama bisa diterima dengan baik,” ujarnya.
Menurut dia, tujuan kebijakan tersebut sangat mulia karena dapat menghemat devisa sampai US$2,3 miliar hanya dalam waktu empat bulan ke depan. (Cah/E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved