PLN Studi Banding ke Rosatom, Rusia

(E-2)
05/9/2018 03:15
PLN Studi Banding ke Rosatom, Rusia
(ANTARA/Zabur Karuru)

PERUSAHAAN Listrik Negara (PLN) terus berusaha meningkatkan kemampuan menjadi penyedia energi listrik guna mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sebagaimana diketahui, kemudahan memperoleh listrik menjadi salah satu faktor yang menentukan dalam meningkatkan daya saing suatu negara. Dalam survei Bank Dunia tentang kemudahan berusaha (ease of doing business) pada 2018, Indonesia berada di urutan ke-38, naik dari posisi 49 untuk kemudahan mendapatkan listrik.

Guna menggenjot kemampuan dan keandalan PLN sebagai perusahaan kelistrikan di Asia, perusahaan setrum negara itu melakukan benchmarking ke produsen listrik tenaga nuklir terbesar di Rusia, Rosatom. Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur Bali dan Nusa Tenggara PLN, Djoko R Abumanan, mengatakan PLN merupakan perusahaan yang akan terus tumbuh dan berkembang dalam berbagai aspek. Untuk itu, PLN melakukan benchmarking ke Rosatom sebagai produsen listrik tenaga nuklir terbesar di Rusia.

“Kita mencoba benchmarking ke Rosatom sebagai perusahaan yang banyak memanfaatkan energi baru terbarukan termasuk nuklir untuk pembangkit listrik. Kita terapkan poin-poin penting yang mereka miliki,” kata Djoko sebagaimana dilaporkan wartawan Media Indonesia Raja Suhud dari Moskow, Rusia, Selasa (4/9).

Lebih lanjut Djoko menambahkan proses-proses benchmarking yang dilakukan itu tidak terbatas pada sisi teknologi, tapi juga pada penanganan keamanan dari penggunaan nuklir itu sendiri.

Dalam kunjungan ke Rosatom, PLN mengajak tujuh rektor dan perwakilan perguruan tinggi ternama di Indonesia, juga beberapa pakar serta pengamat energi dari Indonesia. Ketujuh universitas itu di antaranya Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

President of Rosatom Overseas Evgeny Pakermanov menjelaskan pihaknya siap membantu PLN dalam bisnis kelistrikan di Indonesia.

“Sebagai negara yang pasarnya sangat cepat berkembang, kebutuhan ­kelistrikan di Indonesia sepertinya bertumbuh cepat, dan kami siap mendukung PLN dalam hal tersebut jika kami dibutuhkan,” ujarnya. (E-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya