Kritik dan Beri Solusi kepada Bali Melalui PB3AS

(RS/N-1)
04/9/2018 22:30
Kritik dan Beri Solusi kepada Bali Melalui PB3AS
(MI/ Ruta)

MASYARAKAT Bali boleh lega karena segala unek-unek­nya kini akan mudah disalurkan kepada pemangku kebijakan. Hal itu disebabkan Pemprov Bali menyampaikan punya media komunikasi yang disebut dengan Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS).

Bahkan Penjabat Gubernur Bali Hamdani pun mengajak masyarakat Bali untuk memanfaatkan keberadaan PB3AS yang manifestasinya berupa mimbar yang digelar setiap hari Minggu oleh Biro Humas dan protokol Setda Provinsi Bali. Mimbar tersebut sebagai ruang yang diberi­kan kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi khususnya yang menyangkut pelayanan publik.

“Ini sebuah ikon inovasi keterbukaan kepada masyarakat yang luar biasa mengingat yang bisa merasakan pelayanan pemerintah sudah baik atau belum itu adalah masyarakat itu sendiri. Untuk itu, mari manfaatkan podium ini. Sampaikan aspirasi di sini dan kita pemerintah sangat terbuka dalam menerima semua aspirasi dan masukan dari masyarakat, “ ujar Hamdani saat berorasi di PB3AS di Renon.

Untuk memelihara media komunikasi baru itu, seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) diwajibkan mencatat setiap masukan yang disampaikan masyarakat dan tentu saja menindaklanjutinya dengan mengomunikasikan ke tingkat pusat, jika itu merupakan kewenangan pemerintah pusat atau ke provinsi atau kabupaten/kota dan segera mengeksekusinya.

Pada bagian lain, Hamdani menyampaikan bahwa pelayanan publik kepada masyarakat tidak bisa terlepas dari ketersediaan anggaran, dan untuk itu masyarakat juga perlu mengetahui terkait dengan tingkatan kewenangan yang ada beserta dengan prosedur penganggarannya. “Podium ini dapat menampung semua aspirasi yang disampaikan, tindak lanjut dan eksekusinya nanti akan diselesaikan sesuai dengan tingkatan kewenangan yang ada,” ujarnya.

Pelayanan publik adalah hal yang utama, imbuh Hamdani, dan podium merupakan suatu gagasan yang luar biasa untuk menyerap dan meres­pons layanan guna memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

Di kalangan awam juga ingin agar podium ini terus berlanjut walau berganti gubernur pasca-Made Mangku Pastika yang merintis kegiatan ini. “Saya harap panggung aspirasi ini bisa terus dilanjutkan sebagai bentuk implementasi dari sebuah negara demokrasi,” harap Artaya. Begitu juga pengunjung lainnya, IGN Wisnu Ardana berharap podium ini bisa didukung dengan penganggaran yang memadai. (RS/N-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya