Prediksi BI: Tekanan Terhadap Rupiah Hingga 2019

Nur Aivanni
04/9/2018 21:04
Prediksi BI: Tekanan Terhadap Rupiah Hingga 2019
(MI/PANCA SYURKANI)

BANK Indonesia (BI) memprediksi tekanan terhadap nilai tukar rupiah akan berkurang di tahun 2019. Pasalnya, defisit transaksi berjalan (Current Account Deficit/CAD) akan semakin membaik dengan langkah-langkah yang kini tengah diupayakan oleh pemerintah.

"Kalau kami lihat untuk 2019, untuk kondisi nilai tukar, tekanan-tekanannya akan berkurang dibandingkan tahun ini. Faktornya apa saja? Paling utama dari dalam negeri, defisit transaksi berjalan akan jauh lebih berkurang," kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (4/9).

Tekanan terhadap CAD tersebut dapat berkurang salah satunya dengan penerapan Biodiesel 20% atau B20 yang bisa menurunkan impor hingga USD 2,2 miliar pada tahun ini dan USD 6 miliar di tahun 2019.

Tak hanya itu, menurutnya, rencana pemerintah yang akan menaikkan tarif PPh impor juga akan menurunkan defisit transaksi berjalan. BI pun memperkirakan CAD tahun ini berkisar di level 2,5% dari produk domestik bruto (PDB).

Lebih lanjut, Perry pun memprediksi bahwa tahun depan akan ada tambahan ekspor CPO yang kemudian bisa menurunkan CAD sebesar USD 9-10 miliar. Juga, ada tambahan devisa dari pariwisata sebesar USD 3 miliar. "Dari dua itu saja akan ada tambahan (devisa) USD 12-13 miliar," pungkasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya