Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Bidang Riset dan Luar Negeri DPD REI DKI Jakarta Chandra Rambey mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah yang kini meyentuh Rp14.795 per US$ tidak akan memberikan dampak ke industri properti dalam waktu dekat.
Dampak baru akan terasa dalam beberapa waktu ke depan seiring kebijakan Bank Indonesia yang kemungkinan besar akan kembali menaikkan tingkat suku bunga.
"Pelemahan rupiah tidak akan membuat harga rumah naik signifikan. Tetapi, yang akan terganggu adalah daya beli masyarakat. Kemampuan mereka untuk membeli rumah akan turun," ujar Chandra di Hotel Ambhara, Jakarta, Selasa (4/9).
Hal tersebut, lanjutnya, akan terjadi seiring perbankan yang akan menaikkan suku bunga. Ia mencontohkan, apabila seseorang memiliki penghasilan Rp5 juta per bulan, umumnya sepertiga dari gajinya habis untuk melunasi cicilan. Sehingga, apabila perbankan menetapkan bunga 5%, maka kemungkinan masih cukup (membayar rumah) bagi yang berpenghasilan Rp5 juta.
"Tetapi karena keadaan yang terpuruk, perbankan pasti takut dan akan menaikkan bunga, mungkin jadi 7%. Dengan bunga segitu, perbankan akan menargetkan masyarakat yang penghasilan di atas Rp5 juta. Yang di bawah itu susah dapat. Padahal gaji milenial yang mendominasi demografi rata-rata segitu," jelasnya. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved