Akses Transportasi Umum Jadi Faktor Pemburu Hunian

Gnr/S-2
03/9/2018 22:25
Akses Transportasi Umum Jadi Faktor Pemburu Hunian
(ANTARA)

BAGI pencari hunian di era kini, lokasi rumah boleh saja jauh dari pusat aktivitas, tapi transportasi umum harus mudah diakses. Hal itu tampak pada Survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H2-2018 yang diselenggarakan Rumah.com bersama lembaga riset Intuit asal Singapura.

Survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H2-2018 menunjukkan 87% dari 1.000  responden di berbagai kota di Tanah Air menganggap kedekatan hunian dengan sarana transportasi umum, baik itu halte bus, stasiun kereta, maupun lainnya sebagai hal penting.

“Pencari properti, khususnya hunian, saat ini sudah semakin realistis. Mereka sadar harga hunian di dekat pusat kota semakin sulit dijangkau. Sementara itu, rumah masih menjadi jenis properti hunian paling favorit. Rumah-rumah dengan harga terjangkau kini hanya terdapat di pinggiran kota, bahkan di kotakota penyangga,” ujar Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan, dalam siaran persnya.

Dari 1.000 responden yang berpartisipasi dalam survei, sebanyak 61% menegaskan bahwa jarak rumah ke sarana transportasi umum ‘sangat penting’ dalam pertimbangan mencari hunian, sedangkan 26% menegaskan ‘penting’. Sementara itu, batas toleransi jarak dari hunian ke sarana transportasi umum ialah di bawah 1 km. Pada jarak ini, sebanyak 51% menganggapnya dekat/sedang. Dilihat dari klasifikasi respondennya, mereka yang berniat membeli rumah pertama lebih menegaskan pentingnya jarak rumah dengan sarana transportasi umum, yakni sebanyak 64% menyatakan ‘sangat penting’.

Sementara itu, responden upgrader, atau mereka yang ingin meningkatkan taraf kualitas rumahnya baik dari segi lokasi, luas rumah, harga, maupun lain-lainnya, sebanyak 57% menyatakan ‘sangat penting’. Adapun bagi responden yang berniat membeli rumah untuk investasi hanya 54% yang menyatakan ‘sangat penting’.

“Bagi para investor, pertimbangan mereka biasa nya pasar penyewa di sekitar lokasi. Misalnya, mengincar properti di dekat perkantoran untuk disewakan kepada pekerja di sekitarnya, atau di dekat kampus untuk disewakan kepada mahasiswa. Jadi, sarana transportasi umum tidak terlalu jadi pertimbangan,” tutur Ike.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya