Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI BUMN Rini Soemarno menkankan digitalisasi pompa bensin (nozzle) PT Pertamina (Persero) oleh PT Telkom Indonesia (Persero) segera terealisasi. Pasalnya, ketika 5.518 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina terpantau secara digital, penyelewengan BBM bersubsidi bisa diminimalisasi dan dapat menghindari kelangkaan pasokan.
"Tujuan utama digitalisasi SPBU ini untuk meningkatkan pelayanan Pertamina kepada konsumen. Penghitungan pendapatan dari penjualan BBM di setiap SPBU juga lebih cepat dan akurat. Digitalisasi SPBU juga dapat menjamin bahwa tak ada kecurangan dalam penyaluran BBM," kata Rini saat menghadiri penandatanganan Sinergi Digitalisasi SPBU di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta. Jumat (31/8)
Rini menjelaskan, kerja sama ini merupakan langkah yang baik demi meningkatkan transparansi dan keakuratan data pasokan dan konsumsi BBM nonsubsidi dan bersubsidi di setiap SPBU. Tak hanya itu, berkat data yang realtime, kepastian stok pun akan bisa dikelola lebih baik dan efisien.
"Kerja sama ini turunan dari komitmen 3 menteri, yakni Menteri ESDM pak Jonan, Menkeu (Menteri Keuangan) Bu Sri (Mulyani) dan saya yaitu digitalisasi pompa bensin. Karena bersasarkan data yang manual berpotensi sangat jauh dari akurat. Maka kerap menghadapi situasi kelangaan BBM karena penyimpanan stok itu datanya tidak akurat," ungkapnya.
Menurut dia, jika pemerintah ingin mengambil keputusan tapi berdasarkan data tidak akirat maka yang terbit tidak akan efektif. Maka data yang diterima harus bersih supaya keputusannya akurat dan efektif.
"Melalui langkah digitalisasi ini diharpakan mempercepat lahirnya data yang akurat. Telkomsel bilang baru bisa teralisasi pada tahun 2019 dan harapan saya insyaAllah ingin secepat mungkin teralisasi," tutupnya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved