Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kelautan dan Per-ikanan (KKP) mendorong kolaborasi antara perusahan teknologi finansial (fintech) dan startup untuk memacu industri akuakultur agar bisa bersaing dalam perdagangan global dan Revolusi Industri 4.0.
“Melalui kerja sama berbagai pihak, terlebih peran startup, bisnis akuakultur ke depan akan berdaya saing dan tidak ketinggalan dari sektor lain dalam pemanfaatan teknologi digital, dan mendorong percepatan pemanfaatan potensi ekonomi sumber daya akuakultur bagi kemajuan perekonomian nasional,” ujar Dirjen Perikanan Budi Daya KKP Slamet Soebjakto dalam siaran persnya, Kamis (30/8).
Dia mengatakan sejumlah perusahaan startup seperti InFishta, Crowde, dan Venambak telah mengembangkan fintech seperti pengembangan model crowfunding untuk pembiayaan usaha akuakultur. Selain itu, ada pula startup E-Fishery yang mengembangkan teknologi peralatan atau sarana budi daya seperti automatic feeder. Dengan teknologi itu, budi daya lebih efisien dan efektif dari sisi waktu, tenaga, dan biaya.
Slamet menambahkan, sebagai upaya KKP mempersiapkan era Industri 4.0 menuju otomatisasi dan digitalisasi, Ditjen Perikanan Budi Daya bersama PT Permata Kreasi Media, Trobos Communication sebagai event organizer, startup Minapoli, dan Amoeba PT Telkom akan menggelar ajang Aquatica Asia & Indonesian Aquaculture (Indoaqua) pada 28-30 November 2018 di JI Expo Kemayoran, Jakarta. Event itu mencakup forum bisnis, job fair, hacking marathon, startup gallery, expo, dan seminar hasil penelitian perikanan.
Ketua Komtap Industri Pengolahan Makanan dan Protein Kadin sekaligus Ketua Bidang Perikanan Apindo, Thomas Darmawan, mengatakan, untuk menjadi eksportir perikanan andal dan penyumbang makanan bagi dunia, dibutuhkan peran teknologi informasi berbasis e-commerce seperti Go-Food dan Tokopedia. (E-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved