Nicke Siap Jalankan Kebijakan B20

Andhika Prasetyo
29/8/2018 17:58
Nicke Siap Jalankan Kebijakan B20
(ANTARA FOTO/Dok Pertamina)

PT Pertamina mengaku siap menyerap solar dengan campuran minyak sawit sebanyak 20% atau yang kerap disebut biodiesel 20 (B20).

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Pertamina Nicke Widayawati usai menghadiri rapat koordinasi terkait B20 di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (29/8).

"Kalau suplai fame (fatty acid methyl ester) memang ada. Kami pasti serap. Karena tugas kami memang mencampur komponen sawit itu ke solar dan menyalurkan kepada SPBU, ke masyarakat," ujar Nicke.

Ia mengatakan seluruh Badan Usaha Bahan Bakar Minyak (BU BBM) memiliki komitmen yang sama untuk menjalankan kebijakan pemerintah dengan semaksimal mungkin

"Tidak ada yang tidak siap. Per 1 September nanti kita akan jalankan," ucapnya.

Ia juga mengaku, pihaknya, bersama pemerintah telah bertemu industri-industri pengguna solar seperti operator alat-alat berat.

"Di situ kita sudah sepakati. Semua spesifikasi terkait kandungan, aturan, itu diatur Direktortat Jenderal Migas Kementerian ESDM dan semua sudah oke," jelasnya.

Dengan kebijakan B20, nantinya, Badan Usaha Bahan Bakar Nabati akan menyuplai fame kepada BU BBM untuk kemudian dicampur dengan solar dengan kandungan komponen sawit itu sebesar 20%.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) MP Tumanggor mengatakan pihaknya siap memenuhi alokasi pengadaan biodiesel yang ditetapkan sebesar 2,89 juta kiloliter higga akhir tahun nanti.

Ia menilai produsen biofuel tidak akan mengalami kesulitan memenuhi alokasi tersebut karena kapasitas terpasang produksi sudah cukup besar hingga mencapai 14 juta kiloliter per tahun.

Secara rinci, ia menyebutkan produksi 2,9 juta kiloliter akan dibagi menjadi dua bagian. Yakni B20 subsidi (Public Service Obligation/PSO) sebanyak 1,95 juta kiloliter dan B20 Non-PSO sekitar 715 ribu kiloliter. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya