Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MASIH banyaknya masyarakat berpenghasilan rendah yang belum memiliki hunian, mendorong Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) turut membantu pemerintah menyediakan perumahan untuk kalangan ekonomi menegah ke bawah. "Tahun depan kami berkomitmen berkontribusi sebesar 120 ribu unit. Itu akan diperkuat dengan jaringan Himperra di 31 wilayah," terang Ketua Umum Himperra Endang Kawidjaja usai mendeklarasikan Himperra di Kementerian PUPR, Jakarta, Sabtu (25/8).
Ia menjelaskan, komitmen Himperra membangun rumah subsidi 120 ribu unit merupakan kelanjutan dari rumah subsidi yamg telah dibangun pada 2017 sebanyak 220 ribu unit. Untuk tahun ini, jumlahnya tidak setinggi tahun lalu karena terkendala ketentuan spesifikasi.
Menurut dia, Himperra menginginkan masyarakat memiliki rumah meskipun dengan penghasilan rendah. Itu dilandasi pada Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Subsidi Selisih Bunga (SSB). "Kita juga menginginkan untuk mebangun rumah swadaya untuk masyarakat yang memiliki penghasilan di bawah 2 juta. Itu untuk membantu masyarakat yang memiliki UMR rendah seperti di Cianjur dan wilayah lainnya," katanya.
Dengan demikian, kata dia, program pemerintah membangun 1 juta rumah bisa tercapai. "Kita juga akan menekankan supaya penyaluran kredit lebih mudah supaya kendala akad tidak banyak terjadi. Sebab sejauh ini masyarakat tidak sedikit yang batal membeli rumah di tahap itu,"terangnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Rosan P Roeslani mendukung langkah Himperra menyukseskan program 1 juta rumah. Pasalnya kebutuhan rumah masih sangat besar yakni mencapai 11,5 juta unit. "Pemerintah juga sangat luar biasa membantu pengemgang dalam menyediakan pemukiman yang terjangkau termasuk kebijakan dari BI mengeluarkan kebijakan zero down payment, pembelian tanah, dan lainnya," katanya.
Ia berharap perbankan turut serta membantu pengembang dengan memberikan program menarik. "Kemudian insentif perpanjakan juga dibutuhkan para pengembang supaya membuat mereka leluasa," tutupnya.
Sekretaris Jenderal Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR menyambut baik kehadiran Himperra. Pasalnya pemerintah tidak bisa sendiri dalam menjalankan program 1 juta rumah. "Himperra kita pandang sebagai asosiasi yang akan mendukung tugas negara dalam menyediakan perumahan dan pemukiman untuk masyarakat,"pungkasnya. (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved