AirNav Indonesia Bersinergi dengan UK NATS

Anastasia Arvirianty
04/6/2015 00:00
AirNav Indonesia Bersinergi dengan UK NATS
(ANTARA/Lucky R.)
GUNA meningkatkan kapasitas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, pemerintah melalui Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau yang lebih dikenal sebagai AirNav Indonesia, melakukan perjanjian kerja sama dengan PT Angkasa Pura II dan National Air Traffic Services (NATS UK).

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini disaksikan oleh Menteri Perhubungan Ignatius Jonan dan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN Moazzam Malik, dan dilakukan di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, pada Rabu (3/6).

Nilai kontrak kerja sama ini sebesar GBP804 ribu atau sekitar Rp16 miliar, dan memuat delapan paket pekerjaan yang terdiri dari tujuh paket pekerjaan inti dan satu paket pekerjaan optional.

"Delapan paket itu ada pelatihan, penambahan perangkat lunak, yang paling utama itu menyusun sistemnya dulu, dan akan diselesaikan dalam waktu 11 bulan setelah kontrak kerja sama ini ditandatangani," ujar Direktur Utama AirNav Indonesia Bambang Tjahjono.

Menurutnya, kerja sama ini merupakan langkah strategis dan upaya AirNav Indonesia dalam memberikan pelayanan navigasi penerbangan yang lebih baik dan aman, dengan meningkatkan kapasitas ruang udara.

Selain itu, Bambang juga mengatakan, untuk peningkatan tersebut, nantinya landasan pesawat yang awalnya berjumlah 72 akan ditambah menjadi 86 landasan.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi mengungkapkan, untuk merealisasikan penambahan jumlah landasan tersebut, tidak akan dibangun landasan baru melainkan dengan menggunakan landasan yang sudah ada.

"Kita pakai yang sudah ada. Dengan landasan lama diperbaiki prosedurnya, lalu dipecah-pecah lagi sampai jadi 86 landasan," ujar Budi.

Untuk nilai investasi yang didapatkan, Budi mengaku saat ini belum bisa dipastikan karena masih dalam proses kalkulasi. Diperkirakan nilai tersebut akan diumumkan pada tiga bulan mendatang.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyambut baik adanya kerja sama ini. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak terkait, terutama NATS UK yang telah bersedia menjadi mitra.

"Saya harap kerja sama ini dapat menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kinerja penerbangan Indonesia ke arah yang lebih baik lagi. Kami yakin itu akan segera terlaksana," tutur Jonan.

Mewakili NATS UK, Managing Director Services NATS UK Chaterina Mason mengungkapkan dukungannya terhadap proyek pengembangan kapasitas Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Ia melihat kerja sama ini sebagai awal mula kemitraan jangka panjang dengan Indonesia, untuk mewujudkan manfaat kemajuan aviasi.

"Langkah pertama ini akan membuat operasi lebih efisien, sementara tetap mempertahankan tingkat pelayanan yang aman di bandara," tutur Catherine. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya