Aturan Pemanfaatan Solar PV Dikebut

(Cah/E-1)
25/8/2018 04:20
Aturan Pemanfaatan Solar PV Dikebut
(AFP PHOTO / Alfredo ESTRELLA)

PEMERINTAH optimistis target bauran energi pembangkit energi baru terbarukan (EBT) sebesar 23% hingga akhir 2025 akan tercapai.

Salah satunya dengan mengoptimalkan potensi energi setempat agar mampu dimaksimalkan sebagai sumber energi utama dan pemanfaatan solar PV pada rooftoop yang saat ini regulasinya segera terbit.

“Kalau EBT itu lebih ke local wisdom atau kearif-an lokal. Kenapa (kearifan lokal)? Karena tidak semua daerah mempunyai (potensi) EBT,” terang Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar dalam keterangan resmi, Jumat (24/8).

Selain memanfaatkan potensi daerah, Arcandra juga menjelaskan usaha pemerintah lainnya untuk mendorong tercapainya bauran energi 23% ialah dengan pemanfaatan solar PV pada rooftoop yang saat ini regulasinya tengah dimatangkan dan akan segera terbit.

“Kita berusaha sekuat te-naga agar bauran energi 23% tercapai, salah satunya yaitu dengan (solar PV) rooftoop. Ini sedang kita selesaikan peraturan Menteri ESDM secepatnya,” ujar Arcandra.

Keuntungan pemanfaatan energi surya untuk rumah tangga diperkirakan mampu menghemat biaya pengeluaran listrik antara 20 dan 30 kwh. Penghematan tersebut nantinya bisa ditukarkan melalui mekanisme ekspor-impor ke PLN.

“Dengan adanya (solar PV) rooftop, pemakaian yang biasanya 100 kwh bisa berkurang antara 20-30 kwh. Nah ini yang kita ekspor-impor ke PLN,” tutup Arcandra.

Sebagaimana diketahui, pemerintah terus menjaga agar komposisi bauran ener gi untuk pembangkit tetap optimal. Upaya tersebut ditempuh melalui pengesahan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero 2018-2027.

Dalam RUPTL tersebut, pemerintah telah menetapkan target bauran energi pembangkit hingga akhir 2025 untuk batu bara sebesar 54,4%, energi baru terbarukan (EBT) 23,0%, gas 22,2%, dan bahan bakar minyak (BBM) 0,4%.
Dengan semakin terdistribusinya bauran energi, diharapkan ketersediaan energi lebih terjaga dan harganya juga semakin terjangkau. (Cah/E-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya