Indonesia Usulkan Kota Pusaka Dunia

Intan Fauzi
29/5/2015 00:00
Indonesia Usulkan Kota Pusaka Dunia
()
INDONESIA segera mengusulkan sembilan kota/kabupaten untuk dijadikan Kota Pusaka Dunia atau World Heritage City kepada badan PBB yang menangani pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya, yakni UNESCO.

Salah satu keuntungan penetapan kota pusaka ini ialah menarik turis datang sehingga menggeliatkan perekonomian daerah.

Demikian disampaikan Chairman Indonesia Monitoring Committe ASEAN MRA on Architectural Services Endy Subijono dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (29/5).

Selain itu, adanya kota pusaka akan mengedukasi warga agar lebih berbudaya dan beradab. "Tanpa mengenyampingkan kota lain, kami mengupayakan dua kota ditetapkan pada tahun ini, yaitu Jakarta dan Sawahlunto," ujar Endy Subijono.

Setidaknya ada tiga karakteristik kota pusaka yakni memiliki bangunan dengan umur minimal 50 tahun, punya sejarah yang berharga, dan keunikan yang mencerminkan keberadaan zaman kala itu. Sejatinya Indonesia kaya dengan bangunan tua bersejarah seperti keraton, benteng, dan stasiun kereta api.

"Bahkan kita punya 330 benteng di seluruh Indonesia. Di negara maju, bangunan ini bisa menjadi aset," ungkap Endy.

Untuk lebih menyamakan persepsi tentang kota pusaka, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar seminar bertajuk Smart Planning for Heritage River Cities di Senayan, Jakarta, hari ini. Dua hal penting dibahas dalam acara ini yaitu ekonomi pusaka dan heritage impact assessment.

Menurut Direktur Penataan Bangunan dan Lingkungan Kementerian PUPR Adjar Prajudi, kota pusaka nanti dikelola oleh perusahaan yang berminat.

Pemerintah daerah setempat yang bertanggung jawab mencari investor untuk memberdayakan kota pusaka tersebut. Kementerian PUPR hanya akan menggodok aturan pengelolaan bangunan bersejarah. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya