Pemerintah akan Ubah Peran Bulog

Irene Harty
28/5/2015 00:00
Pemerintah akan Ubah Peran Bulog
()
PEMERINTAH berencana mengubah peran Bulog. Hal itu dikemukakan oleh Presiden Joko Widodo dalam pembukaan Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (27/5).

"Jadi bagaimana Bulog menjadi penyangga stabilisasi harga bukan hanya beras, gula pasir juga dan akan kita diskusikan barang komoditas utama," ujar Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil usai acara.

Hingga saat ini komoditas yang paling memberikan implikasi pada stabilitas harga masih dilihat, kesiapan Bulog, sampai anggaran untuk Bulog masih dihitung.

"Harus kita work out dulu. Saat ini Bulog kan belum punya institusi, institusinya itu setelah 1999 tidak ada lagi, mereka fokus hanya beras," tambahnya. Jika secara kelembagaan diperbaiki maka Bulog bisa mulai dengan dua hingga empat komoditas.

Pada tahap awal akan ditambah satu hingga dua komoditas selain beras. Lalu ke depan komoditas bisa menjadi empat sampai lima komoditas yang paling berpengaruh pada inflasi.

Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo mengatakan dengan mengubah peran bulog maka inflasi makin bisa terkendali di sepanjang tahun ini.

"Ini adalah kesempatan untuk nanti inflasi bisa rendah dan stabil tinggal sekarang kita yakin sistem pengelolaan energi ini baik dan disiplin, kita mesti kendalikan harga pangan karena ini yang suka bergejolak," katanya.

Dia pun menegaskan dalam rakornas tersebut dua hal yang perlu diperbaiki yakni infrastruktur pangan konektivitas, dan energi
serta tata niaga. Dengan perbaikan tata niaga maka spekulan-spekulan atau pihak yang ingin merugikan rakyat bisa dihindari. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya