BRI Salurkan KUR dan Kredit Mikro Rp1,7 Triliun untuk se Sulawesi Barat

Sugeng Sumariyadi
18/8/2018 12:30
BRI Salurkan KUR dan Kredit Mikro Rp1,7 Triliun untuk se Sulawesi Barat
(MI/Sugeng Sumariyadi)

BANK Rakyat Indonesia (BRI) terus berupaya mengoptimalkan bisnis para UKM, lewat penyaluran kredit usaha rakyat (KUR).

Pemimpin Wilayah BRI Makassar, Agus Suprihanto, menyatakan pihaknya sangat mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Barat, khususnya di Kabupaten Mamuju. Daerah ini memiliki potensi besar dalam perikanan, perkebunan kakao dan sawit, serta pertumbuhan UMKM yang sangat signifikan. 

“Di Mamuju, kami sudah menyalurkan KUR sebesar Rp1,7 triliun, untuk sekitar 71 ribu debitur. Kebanyakan debitur kami ialah UMKM,” ungkapnya seusai membuka Pameran UMKM yang digelar PT Bank Rakyat Indonesia di Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, Sabtu (18/8).

Komoditas unggulan di daerah ini ialah sawit dan kakao. Dengan meningkatkan pangsa pasar komoditas, Agus yakin, devisa negara juga terus mengalir ke Mamuju. 
Dia mengakui secara ekonomi masyarakat Mamuju terus tumbuh. Terbukti, pembagunan rumah dan tempat ibadah terus berjalan. 

“Warga mampu terus membangun rumah dan masjid, itu menunjukkan mereka memiliki penghasilan yang bisa disisihkan,” lanjut Agus. 

Terkait program BUMN Hadir Untuk Negeri, dia memastikan kegiatan yang diadakan tidak akan tumpang tindih dengan program pemerintah daerah. 

“Kami selalu berkoordinasi, sehingga tidak terjadi kemubaziran. Program BUMN Hadir Untuk Negeri digelar supaya ada pemerataan, sehingga semua lapisan bisa tumbuh baik,” tandasnya. 

Kehadiran BRI di Mamuju juga diakui Ali Kamra Allo, pengusaha mandar sutera. “Kami sudah bekerja sama dengan BRI sejak 2015. Selain sering dibawa BRI mengikuti pameran produk, BRI juga menggunakan produk kami untuk seragam tradisional para karyawannya.” pungkasnya. 

Sementara itu, Wakil Bupati Mamuju, Sulawesi Barat, Irwan SP Pababari, mengakui Program BUMN Hadir Untuk Negeri di daerahnya sudah melakukan peran nyata dalam membantu pemerintah kabupaten. Salah satu program yang sangat terbantu ialah pengembangan pengusaha mikro.

“Kami punya program mengembangkan jumlah dan kemampuan pengusaha mikro, dengan target membantu perkembangan ekonomi daerah. Sejumlah BUMN memberi dukungan, terutama dalam hal pembinaan dan permodalan,” ujarnya. 

Pemerintah Kabupaten Mamuju, lanjutnya, menargetkan pengusaha UMKM terus tumbuh secara signifikan, baik kualitas maupun kuantitasnya. Untuk itu, pihaknya terus menggelar pelatihan, pemasaran hasil produksi, mempermudah koneksi antara satu daerah dengan daerah lain dan terus membuka pasar untuk produk-produk UKM.

Untuk itu, kehadiran BUMN sangat dibutuhkan guna mengambil peran dalam program-program tersebut. Khusus untuk BRI, perannya sudah sangat dirasakan masyarakat, karena telah membuka kantor cabang dan sejumlah kantor unit di Mamuju. 

Irwan menilai program yang digelar BUMN dan pemerintah kabupaten tidak pernah tumpang tindih. Meski dalam satu arah, program yang sama itu justru saling melengkapi dan bersinergi.  

“Daerah kami memiliki keunggulan dalam bidang perikanan dan kelautan, perkebunan dan hasil kerajinan masyarakat, khususnya kain-kain tradisional. Untuk itu, kami terus mengundang BUMN dengan program BUMN Hadir Untuk Negeri meningkatkan peran sertanya, yang sudah ada ditingkatkan, dan lebih profesional,” tandas Irwan.
 (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya