Dukung Pertumbuhan Ekonomi, BRI Buka 3 Kantor Cabang di Sulbar

Sugeng Sumariyadi
17/8/2018 11:34
Dukung Pertumbuhan Ekonomi, BRI Buka 3 Kantor Cabang di Sulbar
(Ist)

BANK Rakyat Indonesia (BRI) mengincar potensi Sulawesi Barat, khususnya Kabupaten Mamuju. Daerah ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan, karena memiliki perkebunan kokoa dan sawit yang sangat potensial. 

“Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Barat, kami sudah membuka tiga kantor cabang di tiga daerah, yakni Majene, Mamuju dan Polewali Mandar. Keberadaan ketiganya juga diperkuat dengan pendirian 30 kantor unit,” papar Direktur Keuangan Bank BRI Haru Koesmahargyo seusai menghadiri upacara HUT Kemerdekaan RI di Mamuju, Jumat (17/8). 

Ia melihat potensi dan pertumbuhan wilayah di Sulawesi Barat, khususnya Mamuju, masih sangat besar. Karena itu, BRI terus berencana untuk mengembangkan sayap dengan membuka kantor cabang dan kantor unit. 

“Berapa jumlahnya masih kami pelajari. Yang pasti, jika sudah dibutuhkan untuk membuka kantor cabang atau kantor unit, kami tidak akan berlama-lama mengembangkannya di daerah ini,” tambah Haru. 

Soal pertumbuhan ekonomi daerah ini, ia mengakui seperti rata-rata nasional daerah lain di Indonesia, Mamuju tumbuh 2,5% per tahun. Kemajuan itu didukung oleh peningkatan pasar UMKM yang signifikan. Tahun ini, Bank BRI mendapat penugasan dari Kementerian BUMN untuk menggelar program BUMN Peduli Negeri di Sulawesi Barat. Sejumlah kegiatan sosial, termasuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) digelar di provinsi ini. 


“BRI juga akan terus berusaha melakukan penguatan usaha di Sulawesi Barat. Kami mengupayakan peningkatan dana pihak ketiga, khususnya dari nasabah UKM, pertanian, perkebunan dan perdagangan,” tambah Haru. 

Seperti halnya Kabupaten Mamuju Utara, Mamasa dan Polewali Mandar, Mamuju juga memiliki potensi tambang emas, yang berada di Kecamatan kalumoang, Bonehau, Korossa dan Topoyo.  

Selain kakao dan sawit di perkebunan, petani di Mamuju juga mengolah ladang jagung cukup luas.
Cokelat Mamuju berkualitas bagus. Sayangnya, belum ada investor yang berniat mengoperasikan pabrik cokelat di daerah ini. Alhasil, cokelat Mamuju harus dikirim ke Makassar, di Sulawesi Selatan. 

Di ibu kota Mamuju, perdagangan terus menggeliat. Ratusan pedagang kecil, sedang dan besar, memenuhi pasar utama yang berada tidak jauh dari Pantai Manakarra. Arus barang dan orang juga berjalan baik di daerah ini, karena infrastruktur jalan sudah cukup baik. 

Daya tarik lain dari Mamuju ialah sektor perikanannya. Ikan tangkap dari laut terus mengalir lewat pelabuhan ikan yang ada. Kapal-kapal kecil yang terus berdatangan membawa tangkapan, membuat harga ikan di daerah ini relatif murah. 

Selain itu, Mamuju memiliki Pulau Karampuang yang indah untuk dinikmati. Tak heran, sejumlah turis asing pun mulai mendatangi daerah ini. Hotel sekelas bintang empat pun juga sudah beroperasi. (OL-7)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya