Platform Pinjaman Berkembang Pesat, TangBull Tech Tingkatkan Layanan

Ghani Nurcahyadi
16/8/2018 10:10
Platform Pinjaman Berkembang Pesat, TangBull Tech Tingkatkan Layanan
(Ist)

PERTUMBUHAN platform finansial berbasis Internet semakin hari memang semakin pesat. Perkembangan teknologi digital inilah yang menjadi latar belakang bagi PT Tangbull Tech Indonesia mendirikan platform pinjaman berbasis internet yang mempertemukan penerima pinjaman dan pemberi pinjaman.

"Kami hadir dengan visi dan misi yang bisa menjembatani sebagai solusi yang cepat dan tanggap. Dalam waktu satu tahun, PT TangBull Tech Indonesia sudah menyalurkan pinjaman kepada ribuan orang penerima pinjaman untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata Direktur PT Tangbull Tech Indonesia, Leo Crys Canpio, di Jakarta, Rabu (16/8).

"Platform TangBull lebih menyasar ke para pengembang start-up mula-mula dan usaha kecil dan menengah yang berbasis internet juga dan tidak ketinggalan juga sektor UKM lain yang ada. Namun, pada perkembangannya ada kebutuhan yang berkembang di masyarakat untuk kebutuhan darurat. Kebutuhan yang bersifat mendadak dan butuh penanganan darurat seperti sakit, biaya pendidikan anak-anak dan lain-lain," ujar Leo lagi.

Lewat platform ini pun TangBull berhasil mempertemukan peminjam dan pemberi pinjaman via ponsel guna membantu memenuhi kebutuhan finansial masyarakat sehari-hari, pengembangan usaha, dan lain sebagainya.

"Ini sesuai dengan misi kami adalah menjadi solusi finansial melalui perkembangan teknologi yang cepat tanggap dengan kemudahan akses dan terpercaya," katanya.

Meski begitu, di era digital ini sering kali berbagai kemudahan itu malah berkesan meresahkan.

"Kami dari Tangbull tidak memungkiri bahwa saat ini muncul kesan bahwa pinjaman berbasis teknologi meresahkan masyarakat, terutama bagi individu yang mengajukan pinjaman tersebut. Proses yang dianggap tidak nyaman ketika pinjaman sudah berjalan adalah ketika peminjam tidak dapat memenuhi kewajiban sesuai jadwal untuk menyelesaikan pengembalian dana," kata Leo.

Kesan yang muncul ialah seolah pengguna merasa dikejar, terjebak, dan terintimidasi. Pada kondisi yang tidak ideal ini, pihak yang paling dianggap menakutkan adalah pihak yang berkomunikasi langsung dengan para pengguna pinjaman berbasis teknologi.

Teknologi yang diaplikasikan selain memberi alternatif pinjaman juga secara otomatis menjadi pengingat kepada peminjam ketika ada kewajiban yang sudah terjadwal dan hal-hal lain yang perlu disampaikan.
"PT Tangbull Tech Indonesia selaku platform teknologi juga sangat menyadari pinjaman ini dilakukan oleh individu manusia, yang pada suatu ketika menghadapi situasi yang tidak diharapkan. Di sini lah ada layanan nasabah yang disebut Desk Collection untuk memahami lebih jauh apa yang menjadi kendala di pihak nasabah," lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, segenap manajemen PT TangBull Tech Indonesia juga meminta maaf atas kesalahpahaman yang telah terjadi dalam proses komunikasi untuk pengembalian dana pinjaman dengan nasabah.

"Desk Collection kami adalah pihak yang mengomunikasikan atau mengingatkan para user untuk melakukan pengembalian dana sebelum jatuh tempo sesuai termin yang sudah disetujui pada saat pendaftaran. Selain itu, tujuan dari divisi ini adalah bekerja sama dengan para user untuk mencegah bertambahnya kewajiban yang tidak seharusnya dibayarkan ketika melewati masa tenggang," kata Leo.

Terkait fungsi Desk Collection ini, ketidaknyamanan user sempat muncul. PT TangBull pun tidak tinggal diam, dan melakukan penyelidikan apakah proses tersebut dilakukan sesuai secara prosedur yang ditetapkan oleh kebijakan perusahaan dan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah.

"Seperti salah satu wujud partisipasi kami untuk terus bekerjasama dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menanggapi respons ketidaknyamanan masyarakat terutama user dalam proses tersebut. Perwakilan PT Tangbull Tech Indonesia juga sudah mengundang user yang merasa tidak nyaman untuk ke kantor dan menyelesaikan dengan mencari jalan keluar yang memuaskan dengan nasabah yang bersangkutan," tandasnya. (RO/OL-1)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya