Lanxess Jual 50% Saham di Arlanxeo ke Saudi Aramco

Ghani Nurcahyadi
15/8/2018 15:35
Lanxess Jual 50% Saham di Arlanxeo ke Saudi Aramco
(Ist)

PERUSAHAAN bahan kimia khusus Lanxess berencana menjual 50% sisa saham di Arlanxeo ke mitranya Saudi Aramco. Kedua perusahaan, yang pada 2016 mendirikan Arlanxeo sebagai perusahaan joint venture di bidang karet sintetis dengan kepemilikan 50:50, menandatangani perjanjian tersebut, Rabu (15/8).

Transaksi ini masih menunggu persetujuan otoritas antitrust terkait. Di saat yang sama, informasi atau konsultasi dari badan perwakilan karyawan yang kompeten akan berlangsung. Kedua pihak berharap bisa merampungkan transaksi pada akhir 2018.

Dari total joint venture Arlanxeo yang bernilai EUR 3 miliar, Lanxess diperkirakan akan menerima EUR 1,4 miliar dalam bentuk tunai setelah dikurangi utang dan kewajiban keuangan lain untuk 50% sahamnya. Lanxess berencana menggunakan dana tersebut untuk memperkuat modal dan mengurangi utang bersih.

Awalnya, Lanxess dan Saudi Aramco menyetujui kontrak kerja sama (lock-up) hingga 2021.

"Dengan transaksi ini, Lanxess akan merampungkan tonggak penting lain dalam transformasi strategis, lebih awal dari rencana semula.

Hal ini juga memungkinkan kami lebih fokus sebagai pemain terkemuka bahan kimia khusus, untuk pasar kelas menengah. Di saat bersamaan, kami akan meningkatkan ketahanan bisnis, memperkuat basis keuangan dan memperoleh fleksibilitas strategis tambahan untuk pertumbuhan selanjutnya," ujar Matthias Zachert, Chairman of the Board of Management, melalui keterangan tertulis, Rabu.

Berkantor pusat di Maastricht, Belanda, Arlanxeo pada 2017 mencatatkan penjualan sebesar EUR 3,2 miliar dan mempekerjakan 3.800 orang pada 20 lokasi produksi di sembilan negara. Perusahaan ini memproduksi karet berkualitas tinggi untuk digunakan di industri otomotif dan ban, industri konstruksi, serta industri minyak dan gas.

Pada 2016, peralihan bisnis karet sintetis ke joint venture Arlanxeo menjadi dasar strategi penyelarasan Lanxess. Sejak itu, perusahaan fokus pada pertumbuhan di pasar bahan kimia khusus untuk pasar kelas menengah dan melakukan berbagai akuisisi di bidang ini. Pengambilalihan perusahaan kimia AS Chemtura pada 2017 merupakan akuisisi terbesar. (RO/OL-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya