Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PASAR global sepanjang minggu ini cenderung tetap didikte oleh tekanan eksternal, dengan kemungkinan besar ini didorong oleh risiko besar seputar krisis Lira Turki.
Ancaman terhadap rupiah adalah bahwa para investor terus berlanjut menghindari risiko dengan aksi jual (risk off) selama periode ini.
"Dengan pengurangan yang ketat dalam selera trader terhadap aset di pasar berkembang," ujar Jameel Ahmad, Vice President of Corporate Development & Chief Market Analyst FXTM, Senin (13/8).
Rupiah terpantau mengalami depresiasi dalam kurun waktu satu bulan sebesar 1,69%. Secara YoY rupiah tercatat depresiasi sebesar 9,51% dan Year to date sebesar 7,83%, merujuk pada RTI.
Ini berarti bahwa mata uang negara berkembang, seperti Rupiah akan di luar sasaran investor dan kita dapat mengharapkan rupiah untuk mengambil panduan dari krisis Lira.
"Jika Lira terus mengkhawatirkan investor global, Rupiah seperti mata uang negara berkembang lainnya akan menderita dari lingkungan risk-off," tukas Ahmad. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved