Laba Bersih Jakpro Triwulan II Tahun Ini Naik 180%

Micom
09/8/2018 17:05
Laba Bersih Jakpro Triwulan II Tahun Ini Naik 180%
(Ist)

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) berhasil membukukan Laba Bersih Rp24,4 miliar pada Triwulan II 2018. Jumlah ini telah melebihi 180% dari target Laba Bersih yang ditetapkan pada Rancangan Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Triwulan II 2018 sebesar Rp8,7 miliar atau naik sekitar 46% year on year (yoy) jika dibandingkan dengan realisasi Laba Bersih Triwulan II 2017 sebesar Rp16,7 miliar.

"Peningkatan ini diperoleh dari Pendapatan Usaha sebesar Rp333,8 miliar. Angka ini lebih tinggi 127% dari Pendapatan Usaha pada Triwulan II 2017 sebesar Rp262,7 miliar," ujar Direktur Utama Jakpro, Dwi Wahyu Daryoto, saat memberi keterangan kinerja Triwulan II 2018 di Kantor Jakpro, Gedung Thamrin City, Kamis (9/8).

Kontribusi pendapatan terbesar bagi perusahaan diperoleh dari pendapatan usaha sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang mencapai Rp211,6 miliar atau 63% dari total keseluruhan Pendapatan Usaha pada Triwulan II 2018. Pencapaian tersebut merupakan gambaran bahwa perseroan merespons perkembangan pasar ekonomi digital.

"Pendapatan Usaha Perusahaan juga disumbang dari sektor utilitas sebesar Rp55,7 miliar atau 16% dari Pendapatan Usaha Perusahaan," demikian lanjut Dwi.  

Sementara itu, pendapatan sektor properti menyumbang 15% atau sekitar Rp54 miliar. Selebihnya, diperoleh dari Pendapatan Jasa Lain di antaranya dari Jasa Konsultan dan Pengelolaan Parkir.

Sebelumnya, Jakpro telah menuntaskan pekerjaan-pekerjaan penugasan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait penyelenggaraan sarana Asian Games 2018.  

Pada Triwulan II 2018, arena Jakarta International Velodrome (JIV) untuk balap sepeda telah siap 100% dan Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP) untuk ketangkasan berkuda telah diresmikan pada 2 Agustus 2018 oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

JIV bersertifikasi UCI (Union Cycliste Internationale) sebagai syarat dapat digunakan pertandingan bersepeda skala internasional.  Adapun JIEPP telah bersertifikasi EDFZ (Equine Disease Free Zone) dari OIE (Office International Des Epizooties) yaitu organisasi kesehatan hewan dunia.  

JIEPP telah dipresentasikan di Sidang Tahunan OIE 20-25 Mei 2018 di Paris, Prancis. Adapun LRT Jakarta (Light Rail Transit) dalam momentum Asian Games 2018 ini diperkenalkan sebagai kesiapan Ibu Kota Jakarta bertransportasi publik ramah lingkungan.

Kesiapan LRT Jakarta terbagi menjadi tiga komponen yaitu pekerjaan prasarana, sarana, dan persiapan operasional. Untuk prasarana telah mencapai 82,06% (dari target 85% untuk uji coba operasi). Adapun kesiapan sarana telah mencapai 84,57% (dari target 85% untuk uji coba operasi). Kesiapan operasional telah mencapai 91% atau sesuai jadwal.  

Direncanakan LRT Jakarta melakukan uji operasi secara terbatas pada 15 Agustus. Saat ini, Kementerian Perhubungan sedang melakukan proses akhir pengujian prasarana dan sarana untuk kemudian dapat mengeluarkan rekomendasi operasi. (RO/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya