Moeldoko Minta Isu TKA tidak Dipolitisasi

Rudy Polycarpus
07/8/2018 22:55
Moeldoko Minta Isu TKA tidak Dipolitisasi
(MI/PIUS ERLANGGA)

KEPALA Staf Presiden (KSP) Moeldoko meminta persoalan tenaga kerja asing (TKA) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, tidak dipolitisasi.

Pasalnya, informasi yang terjadi di lapangan bertolak belakang dengan yang berseliweran di masyarakat.

"Saya mohon persoalan TKA ini tidak dimobilisasi untuk kepentingan politik. Jika dipakai untuk kepentingan politik, tidak akan selesai, dan isu ini akan berkembang terus," ujar Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (7/8).

Menurut Moeldoko, dari sekitar 25 ribu pekerja yang ada di PT Indonesia Morowali Industrial Park (PT IMIP), hanya 3.121 tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di tempat itu atau hanya sebesar 10,9%.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat tidak resah dan terprovokasi dengan isu yang menyebut tenaga kerja asal Tiongkok berjumlah hingga jutaan pekerja.

Pasalnya, pemerintah terus memantau keluar masuknya pekerja dari luar negeri.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mengemukakan bahwa temuan yang dilaporkan KSP memang tidak jauh berbeda dengan yang ditemukan kementerkannya.

"Sebagaimana yang kita dengar, temuan relatif tidak jauh beda dengan yang ada. Artinya kawasan di Morowali memberikan perluasan kesempatan kerja bagi tenaga lokal," tekannya.

Hanif menyebut jumlah TKA di Indonesia masih di bawah 100.000 orang. Per akhir tahun lalu, Kemenaker menyatakan ada sekitar 85.000 TKA di Indonesia. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya