Kepala BKPM Sebut Pelemahan Investasi Akibat Gejolak Nilai Tukar

Nur Aivanni
07/8/2018 19:59
Kepala BKPM Sebut Pelemahan Investasi Akibat Gejolak Nilai Tukar
(ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

KEPALA Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong mengatakan bahwa pelemahan investasi pada kuartal II 2018 akibat dari gejolak nilai tukar.

Hal itu disampaikannya saat dimintai tanggapan mengenai investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh 5,87% dimana angka itu lebih rendah dibandingkan kuartal I 2018 sebesar 7,95%.

"Ya sebagian perlambatan ini natural dengan siklus politik karena memasuki tahun politik. Tapi tahun ini tentu diamplifikasi oleh gejolak mata uang global, termasuk rupiah sehingga banyak orang menunda," kata Thomas saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/8).

Untuk mendorong pertumbuhan investasi, sambungnya, pemerintah harus berupaya untuk menstabilkan nilai tukar rupiah. Dengan begitu, katanya, pemerintah bisa mengembalikan kepercayaan investor.

Lebih lanjut, Thomas mengatakan bahwa pertumbuhan investasi hingga akhir tahun 2018 akan sangat bergantung dari implementasi dan eksekusi yang akan diambil oleh pemerintah. Ia pun mencontohkan yaitu penerapan Biodiesel 20% (B20) yang tengah digencarkan oleh pemerintah.

"Seperti Biodiesel untuk mengurangi impor migas yang merupakan penyebab outflow devisa yang sangat besar. Itu contoh implementasi eksekusi. Kalau kita disiplin dan bisa eksekusi dengan baik pasti akan kelihatan di penghematan devisa. Ini yang akan mengembalikan keyakinan investor bahwa rupiah akan stabil," terangnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya