Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memperkirakan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2018 mampu tumbuh 5,2% hingga 5,3%. Salah satu pendorongnya, kata dia, ialah periode panen yang lebih cenderung terjadi pada April dan Mei.
"Tahun lalu pertumbuhan yang berasal dari sektor pertanian terutama pangan itu di kuartal I, sedangkan tahun ini di kuartal II," ujar Darmin di kantornya, Jumat (3/8).
Darmin mengatakan kondisi investasi yang mulai membaik juga turut menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di triwulan II 2018.
"Tentu ada hal lain seperti investasi. Investasi tahun ini mulai membaik dan menambah pertumbuhan," kata dia.
Berbeda dengan Darmin, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memperkirakan pertumbuhan ekonomi domestik di kuartal II 2018 sebesar 5,15% (year on year/yoy), atau menurun dari proyeksi bank sentral sebelumnya di 5,2 % (yoy).
"Mudah-mudahan kuartal II 5,15%, masih di bawah kapasitas pengeluaran nasional. Jadi tekanan inflasi dari permintaan masih rendah," katanya, kemarin.
Pemulihan pertumbuhan ekonomi di kuartal II ini, kata dia, juga disumbang dari laju inflasi yang masih terkendali. Inflasi hingga Juli 2018 sebesar 3,18 % (yoy) masih tergolong rendah dan mampu membantu perbaikan konsumsi rumah tangga.
Terkait dengan nilai tukar rupiah yang bisa memicu kenaikan harga barang atau bahan baku impor, menurut Perry, belum begitu berdampak signifikan mengerek inflasi dan mengganggu pertumbuhan ekonomi.
Alasannya, kata dia, eksportir dan importir cukup patuh untuk melakukan lindung nilai valas sehingga risiko nilai tukar terhadap pembengkakan biaya usaha dapat berkurang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved