Tema yang diangkat pada Rapat Koordinasi antara Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) atau SMESCO dengan 34 Dinas Koperasi dan UKM Provinsi. Acara yang dilaksanakan selama 3 (tiga) hari mulai hari Rabu, 18 Maret s.d Jum'at, 20 Maret 2015 ini dihadiri oleh 45 orang dari 32 Provinsi, yang terdiri dari Kepala Dinas, Kepala Bidang dan Kepala Seksi yang membidangi KUKM. Tempat pelaksanaan Rapat Koordinasi Paviliun Provinsi tersebut di lokasi seluas 13 hektar di Cisarua, Bogor yang dikelola oleh SMESCO, yaitu Grand SMESCO Hills, di salah satu ruang trainingnya.
Rapat dilaksanakan selama 1 (hari) pada hari Kamis, 19 Maret 2015, yang terbagi menjadi 3 (tiga) sesi, yaitu sesi Evaluasi Paviliun Provinsi selama 4 (empat) tahun terakhir, sesi Pembahasan Program/Kegiatan Tahun 2015 dan sesi Sosialisasi Galeri Indonesia WOW. Direktur Utama LLP-KUKM, Ahmad Zabadi menyampaikan informasi bahwa "upaya yang kami lakukan secara terus-menerus untuk mempromosikan dan memasarkan produk pelaku KUKM dari seluruh Indonesia menunjukkan hasil yang cukup signifikan, seperti meningkatnya penjualan ritel selama 3 (tiga) bulan terakhir ini sebesar 150 persen dibandingkan dengan periode yang sama selama 4 (empat) tahun sebelumnya. Strategi pemasaran SMESCO untuk memperluas akses pasar produk KUKM juga dilakukan melalui kerjasama dengan ritel modern, seperti dengan 7-Eleven dan Carrefour serta dengan membangun online shopping www.smescotrade.com". Ahmad Zabadi juga menyampaikan bahwa "positioning SMESCO sebagai pusat promosi dan pemasaran produk KUKM Indonesia akan diperkuat dengan branding SMESCO RumahKU (Rumahnya Koperasi dan UMKM) sebagaimana arahan Bapak Menteri Koperasi dan UKM, Puspayoga beberapa minggu yang lalu kepada Direksi SMESCO, sehingga para pelaku Koperasi dan UMKM Indonesia dapat merasa lebih yakin bahwa keperluan hilir (pemasaran) dari produk yang dihasilkan dapat dilakukan oleh SMESCO".
Acara Rapat Koordinasi Paviliun Provinsi yang dimoderatori langsung oleh Dewan Pengawas LLP-KUKM ini telah menghasilkan beberapa komitmen dari para peserta rapat untuk lebih memajukan keberadaan Paviliun Provinsi di SMESCO dan peningkatan intensitas pembinaan yang dilakukan Dinas Provinsi kepada para KUKM di daerahnya masing-masing. Pointers kesepakatan tersebut antara lain, Kesiapan Dinas Provinsi untuk mengirimkan produk unggulan daerah ke Paviliun Provinsi sehingga dapat menjaga ketersediaan stock inventory dan dapat dijadikan sebagai produk potensial ekspor; Upaya menjadikan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di daerah sebagai tempat kurasi produk sebelum dikirim ke Paviliun Provinsi, Peningkatan strategi promosi produk unggulan daerah di Paviliun Provinsi Gedung SME Tower lantai 3, 11, 12, dan 15, Peningkatan kerjasama perluasan akses pasar produk KUKM dengan ritel modern, Dukungan Dinas Provinsi untuk berpartisipasi pada event promosi tahunan SMESCO, yaitu IFA Fest 2015 (Indonesia Fashionista and Art Festival 2015) dan SMESCO Krenov Fair (Pameran Kreasi dan Inovasi Mahasiswa dan Pelajar) serta Partisipasi Dinas Provinsi dalam agenda Gerakan Indonesia WOW untuk mendatangkan produk KUKM sebelum masuk dalam Galeri Indonesia WOW sebagai re-branding UKM Gallery.
Acara Rapat Koordinasi yang diselenggarakan setiap tahun ini merupakan momen penting bagi SMESCO dan seluruh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi untuk secara bersama-sama membangun para pelaku KUKM agar semakin berdaya saing, sehingga kebutuhan masyarakat local dapat dipenuhi oleh para pelaku KUKM selain untuk mempersiapkan diri memasuki era ASEAN Economic Community yang akan diberlakukan di akhir tahun 2015 ini, demikian ujar Ahmad Zabadi sambil menutup secara resmi acara Rapat Koordinasi Paviliun Provinsi.