Laba Duta Pertiwi Turun

Ibnu Haykal
06/5/2015 00:00
Laba Duta Pertiwi Turun
(Dok Duta Pertiwi)
PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI), anak perusahaan PT Bumi Serpong Damai Tbk hingga akhir kuartal 1 2015 mencatat perolehan laba bersih Rp117,25 miliar atau Rp 63,38 per lembar saham, turun 43% ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp206,04 miliar atau Rp111,37 per lembar saham. Marjin laba bersih turun menjadi 32% dari sebelumnya 46,1%.

Direktur Utama PT Duta Pertiwi Tbk, Lie Jani Harjanto mengatakan DUTI membukukan pertumbuhan pendapatan sewa sebesar 8% menjadi Rp 128,53 miliar dari sebelumnya Rp 119,41 miliar.

"Pendapatan sewa berkontribusi 35% dari total pendapatan DUTI. Pertumbuhan pendapatan sewa ini terutama karena meningkatnya permintaan atas unit unit perkantoran dan perbelanjaan di lokasi-lokasi strategis yang memang menjadi fokus utama dari DUTI," papar Direktur Utama PT Duta Pertiwi Tbk  Lie Jani Harjanto,dalam konferensi pers  di Hotel JW Mariot, Jakarta, Rabu (6/5).

Pendapatan perseroan dari penjualan unit-unit properti, tanah, rumah, dan ruko tercatat Rp 165,20 miliar atau 45%. Pendapatan itu turun dari penjualan tahun lalu sebesar Rp248,81 miliar. Penurunan disebabkan melemahnya daya beli masyarakat akibat perlambatan ekonomi nasional dan aturan batas minimal  uang muka / down payment pembelian tanah dan properti yang ditetapkan pemerintah sebesar 30%.

Arus kas operasional DUTI meningkat signifikan terutama karena adanya peningkatan peneriman dari konsumen yang bersamaan dengan penurunan pembayaran kepada kontraktor. Arus kas dari aktivitas operasional DUTI tercatat Rp87,1 miliar naik dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp7,61 miliar. Penerimaan kas dari konsumen naik menjadi R 445,29 miliar dari sebelumnya Rp327,23 miliar.

Neraca perseroan masih diperkuat dengan kas Rp1,41 triliun atau lebih tinggi daripada kewajiban jangka pendek yang harus dipenuhinya yang tercatat Rp 1,09 triliun di akhir Maret 2015. Total aset tercatat Rp 8,34 triliun yang didanai oleh ekuitas sampai dengan 60%.

Nilai buku per saham tercatat Rp2.703,5 per saham. Harga di akhir April 2015 sebesar R 5.725 per saham mencerminkan rasio harga atas nilai buku 2,12 kali untuk perusahaan berkapitalisasi pasar Rp10,59 triliun tersebut.

Pada tahun 2014 dalam periode Januari hingga Desember, DUTI membukukan laba bersih sebesar Rp585,14 miliar didorong oleh perolehan pendapatan sepanjang 2014 sebesar Rp 1,54 triliun.

"Posisi neraca DUTI tetap solid dengan kas meningkat menjadi Rp 1,36 triliun dari sebelumnya Rp 1,02 triliun, kemudian arus kas dari aktivitas operasional tercatat Rp 269,66 miliar dari sebelumnya Rp 257,46 miliar yang didorong dari penerimaan kas dan konsumen," ujar Lie. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya