Trakindo Luncurkan Dua Ekskavator Hidraulis Terbaru

Micom
01/8/2018 15:40
Trakindo Luncurkan Dua Ekskavator Hidraulis Terbaru
(ist)

PENYEDIA solusi alat berat Caterpillar, PT Trakindo Utama (Trakindo) meluncurkan ekskavator hidraulis generasi terbaru (next gen). Kedua ekskavator hidraulis kelas 20 ton itu ialah Cat 320 GC dan Cat 320.

Presiden Direktur Trakindo, Bari Hamami, mengungkapkan, produk baru tersebut dibuat dengan memperhatikan input yang dicatat dari konsumennya selama ini. Bari mengklaim, produk Cat 320 GC dan Cat 320 merupakan yang terbaik di kelasnya saat ini dengan mengacu pada dua kata kunci.

"Kata kuncinya teknologi dan efisiensi. Sehingga membantu produktivitas, penghematan bahan bakar, dan biaya perawatan," terang Bari dalam acara peluncuran di Trakindo Training Center, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (1/8).

Sementara, Managing Director Trakindo Utama, Ali Alhabsyi, menerangkan bahwa klaim keunggulan dua ekskavator hidraulis baru itu daripada pendahulunya dan produk sejenis di kelasnya. Menurut Ali, konsumsi bahan bakar Cat 320 GC bisa 20% lebih hemat, yakni 13 liter per jam. Selain itu, dengan interval pemeliharaan lebih panjang, biaya pemeliharaan bisa ditekan hingga 15%.

Sedangkan untuk Cat 320, Ali mengklaim produk ini dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi kerja hingga 45%. Penghematan biaya perawatan dan bahan bakar juga tidak jauh berbeda dengan Cat 320 GC. Untuk C20, garansi hemat bahan bakar yang diberikan pada tahun pertama ialah konsumsi rata-rata sebanyak 16 liter per jam.

"Next Gen ini diproduksi di Indonesia. Juga telah disiapkan fasilitas training di Trakindo Training Center ini. Kualitasnya tidak kalah dengan fasilitas Caterpillar di negara lainnya," ujar Ali.

Adapun Chief Marketing Officer Trakindo, David Freddynanto, mengungkapkan bahwa dari sisi bisnis, eskavator hidraulis kelas 20 ton sangat potensial. Pasalnya, jenis ini paling diminati dengan porsi sebesar 40,7% dari total pasar alat berat secara keseluruhan.

Soal harga, produk baru yang dikeluarkan Trakindo itu ada di kisaran Rp 1,5 miliar per unit. Dalam kesempatan tersebut, disebutkan adanya penawaran terbatas dengan tidak adanya perubahan harga untuk periode pengiriman Agustus 2018.

"Kalau ingin pertumbuhan bisnis, kita kan harus lihat ceruk pasarnya seperti apa. Dengan kontribusi kelas 20 ton sebesar 40-an% itu, sangat besar buat kita untuk bisa meningkatkan pangsa pasar," tandas David. (RO/OL-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya