Pemerintah Serahkan Mitra Pengelolaan Rokan ke Pertamina

Cahya Mulyana
01/8/2018 18:56
Pemerintah Serahkan Mitra Pengelolaan Rokan ke Pertamina
(ANTARA FOTO/HO/Humas Kementerian ESDM)

WAKIL Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar mengatakan mitra pengelolaan Blok Rokan sepenuhnya diserahkan kepada PT Pertamina (persero). Namun rekomendasi akan diberikan termasuk pelajaran atas pengelolaan Blok Mahakam.

"Partnernya harus exsisting? Kita serahkan kepada pertamina. Nanti dalam surat T and C akan kita elaborasi lagi apa saran pemerintah suatu term confdition di tandatangani," terangnya di Jakarta. 1/8

Menurut dia, pengelolaan blok Rokan di bawah kewenangan Pertamina. Pemerintah telah menyerahkannya kepada Pertamina dengan ketentuan memberikan 10% partipating interest kepada pemerintah daerah dan selebihnya masuk dalam aksi korporasi.

Ia mengatakan, pemerintah akan memberikan rekomendasi dan evaluasi khususnya atas kinerja Pertamina dalam pengelolaan blok Mahakam supaya priduk blok Rokan lebih baik. "Untuk masa transisi kita belajar banyak dari Mahakam dari Total ke Pertamina. Semoga pelajaran dari transisi dari blok Mahakam dapat lebih baik diaplikasikan di blok Rokan," ujarnya.

Menurut dia, dasar masukan yang akan diberikan kepada Pertamina sangat kuat. Pasalnya Kementerian ESDM sudah berdiskusi dengan Chevron terkait produksi blok Rokan.

"Kita di tim bekerja dengan data yang cukup lengkap, termasuk dalam hal ini, menteri Jonan ke AS bicara dengan Chevron, untuk melihat bagaimana kita mengevaluasi blok rokan ini," katanya.

Arcandra juga menegaskan bahwa proses pengambilan keputusan pemenang atas blok Rokan murni berdasarkan pendekatan ekonomi. Dengan demikian tidak tepat disangkut pautkan dengan kepentingan politik.

"Kita tidak bicara tentang emosi, ini bukan masalah (politik), due processnya sudah lama. Uang yang diajukan Pertamina sebesar US$500 juta yang disebutkan dalam proposal itu bisa digunakan untuk mengeksplor daerah daerah yang beum tereksplorasi dan uang itu jauh di atas Chevron," tutupnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya