Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Maybank Indonesia Tbk mengumumkan laba bersih setelah pajak dan kepentingan nonpengendali mencapai Rp932,7 miliar pada semester 1 2018, turun tipis jika dibandingkan dengan Rp998,5 miliar periode yang sama tahun lalu.
Penurunan tipis itu terutama disebabkan menurunnya fee based income dan sedikit tekanan pada marjin bunga bersih (NIM). Bisnis terdampak oleh kondisi ekonomi yang melamban pada semester pertama 2018.
Namun, pertumbuhan yang kuat dari unit usaha syariah, kualitas aset yang lebih baik dan peningkatan kinerja yang signifikan pada anak perusahaan telah menjadi pendukung kinerja perusahaan selama enam bulan pertama.
Maybank Indonesia juga berhasilmengelola biaya overhead secara efektif dengan mencatat penurunan sebesar 3,2% dari Rp3,1 triliun menjadi Rp3,0 triliun pada semester pertama 2018 sebagai hasil dari pengelolaan biaya secara strategis yang berkelanjutan di seluruh lini bisnis dan support unit.
Unit usaha syariah terus mencatat kinerja yang kuat pada semester pertama 2018 dengan total aset meningkat 31,4% menjadi Rp29,2 triliun. Hal itu memberikan kontribusi 17,0% dari total aset bank.
Total pembiayaan unit usaha syariah tumbuh 42,2% dari Rp16,2 triliun per Juni 2017 menjadi Rp23 triliun per Juni 2018 dengan total simpanan tumbuh 38,8% dari Rp13,5 triliun menjadi 18,8 triliun.
Non performing financing (NPF) menurun secara signifikan menjadi 2,9% per Juni 2018 jika dibandingkan dengan 3,9% pada tahun sebelumnya.
Maybank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 6,0% menjadi Rp127,1 triliun per 30 Juni 2018 dari Rp119,9 triliun pada tahun sebelumnya.
Perbankan Global mencatat pertumbuhan kredit yang kuat sebesar 10,4% menjadi Rp30,1 triliun, sementara kredit Community Financial Services (CFS) non-Ritel Rp53,8 triliun.
Kualitas asset meningkat secara signifikan seperti tecermin dari tingkat NPL yang lebih rendah sebesar 2,8% (gross) dan 1,6% (nett) per 30 Juni 2018 dibandingkan dengan 3,6% (gross) dan 2,4% (nett) pada tahun sebelumnya.
Upaya bank yang berkelanjutan dalam mengelola pertumbuhan kualitas aset melalui seleksi yang bertanggung jawab telah menunjukkan hasil yang positif.
Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria mengatakan pihaknya tetap fokus pada pertumbuhan aset secara selektif dengan menjaga kedisiplinan dalam loan pricing untuk memastikan kualitas aset yang baik di masa yang akan datang.
Presiden Komisaris Maybank Indonesia dan Group President & CEO Maybank, Datuk Abdul Farid Alias, mengatakan semester I 2018 sama menantangnya seperti 2017 (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved