Transfer Ditambah, Peran Daerah akan Dominan

Irene Harty
29/4/2015 00:00
Transfer Ditambah, Peran Daerah akan Dominan
(ANTARA FOTO/Ampelsa)
RENCANA pemberian tambahan transfer daerah dalam anggaran 2016 sebesar Rp100 miliar per daerah diharapkan dapat meningkatkan peran pembangunan daerah. "Prinsipnya dengan otonomi daerah, peran daerah dalam pembangunan akan lebih dominan," ujar Menteri Koordinator Perekonomian, Sofyan Djalil usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2015 di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (29/4).

Dana-dana dari pemerintah pusat pelan-pelan akan disalurkan ke pemerintah daerah. Hal terpenting dari pelaksanaannya menurut Sofyan perlu ada indikator supaya daerah melaksanakan dengan GCG. Pola penyerapan akan mengikuti zaman orde baru yang menggunakan instruksi presiden supaya lebih tepat sasaran. Dengan kondisi tersebut konsep otonomi daerah akan terbentuk dengan standar dan prosedur akan difokuskan di pusat sedangkan pelaksanaan di daerah.

Jumlah Rp100 miliar merupakan jumlah maksimum yang bisa diberikan. Bergantung berbagai indikator seperti yang telah disebutkan mulai dari kinerja pemerintah, indeks korupsi, laporan BPK. Ditemui pada saat yang sama, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago mengungkapkan dana untuk instruksi presiden mengenai kebijakan Rp100 miliar tersebut akan mencapai Rp50 triliun.

"Secara rata-rata kalau kasarnya segitu, kriteria masih dirumuskan, riilnya di kabupaten/kota," tambah Andrinof. Pengawasan ke depan akan dilakukan oleh BPKP. Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, juga mengungkapkan semua daerah di Indonesia akan mendapat tambahan belanja. Hal itu karena persentase belanja pada daerah kecil atau besar seringkali tidak sesuai dengan realisasi terutama untuk pembangunan.(Q-1)




Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya