Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA bahan bakar pesawat yakni avtur di dalam negeri masih mahal dibandingkan dengan harga di luar negeri. Agar dapat terjadi persamaan dan kompetisi yang sehat, pemerintah segera menerbitkan harga batas atas avtur pada pekan depan.
"Kamis sudah melakukan evaluasi harga avtur dan sudah merumuskan harga batas atasnya namun belum diumumkan," terang Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso di Tangerang, Banten, Selasa (24/7).
Ia menjelaskan, pihaknya berupaya menjaga agar industri penerbangan tetap terjangkau. Tidak hanya itu, ia berharap kompetisi antar maskapai berjalan sehat dan memberikan manfaat bagi pelaku usaha pendukung. Untuk itu, pihaknya telah merumuskan harga batas atas avtur untuk menjaga iklim bisnis transportasi udara tetap menjanjikan. Setelah menampung masukan semua pihak selesai, ketentuan avtur akan diumumkan 2 pekan ke depan.
"Akan kami umumkan dalam 2 minggu ini," tutupnya.
Pada kesempatan sama, Direktur Utama PT AirAsia Indonesia Tbk Dendy Kurniawan mengapresiasi langkah pemerintah untuk membatasi harga avtur. Pasalnya, harga bahan bakar pesawat ini berkontribusi sampai 35% untuk biaya operasional.
Tidak hanya itu, kata dia, jika dibandingkan dengan harga di luar negeri, harga avtur dalam negeri lebih mahal 8% bahkan sempat mencapai 15%. Apabila harga avtur dapat diturunkan, maka akan berdampak baik pula pada turunnya harga tiket.
Data yang dihimpun Antara, harga avtur di Bandara Changi, Singapura, sekitar 178 sen per galon atau Rp 6.583 per liter. Harga ini termasuk yang paling murah dibanding bandara-bandara lainnya di dunia, termasuk di Riyadh, Arab Saudi, sekitar 200 sen per galon atau Rp 7.397 per liter.
Dalam situs Pertamina Aviation, avtur di Bandara Soekarno-Hatta saat ini dilepas pada harga Rp 7.580 atau 0,56.20 dolar AS setiap liter sudah termasuk pengiriman ke pesawat namun belum menghitung PPN 10 persen dan PPH 0,3 persen khusus penerbangan domestik.
"Kita berharap harga avtur sama dengan yang di luar negeri. Jika harga avtur kita turun pasti harga tiket juga turun dan akan dirasakan langsung masyarakat," tutupnya. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved