Panasonic Bidik Pertumbuhan Dua Digit

Ibnu Haykal
24/4/2015 00:00
Panasonic Bidik Pertumbuhan Dua Digit
()
PANASONIC Gobel Indonesia membidik pertumbuhan dua digit pada 2015. Presiden Direktur Panasonic Gobel Indonesia, Hiroyoshi Suga, mengatakan Panasonic berkomitmen untuk memperkuat portofolio bisnis korporasi (B2B) dan pemerintah (B2G) dengan target penjualan sebesar 140%.

Hiroyoshi mengungkapkan Panasonic telah berhasil mencapai pertumbuhan positif selama beberapa tahun terakhir. Strategi bisnis yang berorientasi pada pasar lokal telah mencatatkan pertumbuhan yang cukup signifikan pada tahun 2014. Di 2015 ini Panasonic, menurut Hiroyoshi, cukup percaya diri untuk membidik pertumbuhan dua digit melalui berbagai strategi bisnis yang memfokuskan pada produk TV, AC, kulkas, mesin cuci, peralatan rumah tangga dan produk kecantikan.

"Selama 55 tahun, Panasonic telah menghadirkan berbagai produk terbaik untuk para konsumen di Indonesia. Tujuan Panasonic tak lain adalah meningkatkan dan memudahkan taraf hidup masyarakat Indonesia melalui produk-produk kami," ujar Hiroyushi dalam acara Panasonic Business Strategy 2015, di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (24/4).

Dalam acara tersebut, Panasonic Gobel Indonesia membeberkan strategi bisnisnya, serta mengenalkan berbagai produk terbarunya, seperti AC, kulkas, mesin cuci premium, pompa air hemat daya, dan televisi. Hiroyushi menambahkan, peningkatan pertumbuhan pendapatan per kapita di Indonesia telah membuat Panasonic yakin bahwa bisnis mereka akan turut berkembang. Selain itu, di tahun 2015 ini Panasonic akan menghadirkan produk B2B ke Indonesia, yaitu kamera keamanan (CCTV).

Hiroyoshi ungkapkan, tahun 2015 adalah tahun yang berbeda untuk Panasonic Gobel Indonesia, karena terdapat perubahan pada jajaran direksi perusahaan yang juga akan berpengaruh pada kebijakan internal perusahaan. Selain menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga dua digit pada sektor produk konsumen, di tahun 2015 kali ini Panasonic juga akan berfokus pada pengembangan produk yang ramah lingkungan dan hemat daya seperti AC ramah lingkungan dan low watt water pump.

Hiroyoshi ungkapkan, untuk mendukung peraturan pemerintah terkait pelarangan penggunaan bahan perusak ozon HCFC-22 di bidang perindustrian dan perdagangan, Panasonic telah meluncurkan model AC terbaru berbasis R32 dan R410A dengan teknologi iAuto-X. AC Panasonic dengan refrigeran generasi terbaru R32 ini merupakan perusahaan pertama dan satu-satunya yang memproduksi AC R32 secara lokal di Indonesia.

Panasonic juga meluncurkan inovasi pompa baru yang dirancang khusus untuk masyarakat dengan akses listrik 450 watt melalui model pompa 75 watt. Produk ini, menurut Hiroyoshi merupakan pompa dengan watt rendah pertama di Indonesia untuk penggunaan rumah tangga. Panasonic menghadirkan 2 jenis pompa 75 watt untuk pasar Indonesia. Model GL-75JXK dirancang khusus untuk penggunaan pompa manual. Bagi mereka yang membutuhkan pompa otomatis, mereka dapat menggunakan model GL-75AK.

Associate Director PT Panasonic Manufacturing Indonesia, Daniel Suhardiman menuturkan, tantangan utama Panasonic dalam produksinya di Indonesia adalah mendapatkan komponen elektronika dari dalam negeri. Menurut Daniel, pasokan komponen elektronika di dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan industri elektronika.

Daniel menjelaskan, saat ini komponen dipasok dari dalam negeri oleh industri komponen. Namun, industri komponen itu pun masih memasok sebagian besar bahan baku dari luar negeri dan diproses menjadi komponen di dalam negeri.

“Kalau kita bicara bahan baku, 90% itu impor, dari berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, China, Korea, Jepang, merata semua. Jadi bahan baku itu diimpor dan diproses di sini," tuturnya. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya