Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman tidak menyangkal bahwa lonjakan harga ayam dan telur ayam yang saat ini terjadi karena tata kelola atau sistem distribusi yang tidak efisien.
Rantai pasok yang terlalu panjang, ucap Amran, memang menjadi momok baik bagi pemerintah dan juga masyarakat. Hal tersebut akhirnya menciptakan disparitas harga yang sangat jauh antara petani atau peternak di sektor hulu dan konsumen di tingkat hilir.
"Semua pangan, bukan ayam saja. Untuk jangka panjang memang rantai pasok yang harus kita perbaiki," ujar Amran di Jakarta, Senin (23/7).
Kementan akan terus bersinergi dengan seluruh pihak terkait termasuk Satuan Tugas (Satgas) Pangan guna mengontrol dan mengawasi ketersediaan dan harga di berbagai level.
Untuk solusi jangka pendek, pemerintah bekerja sama dengan integrator akan terus mengguyur pasar dengan stok ayam dan telur.
"Ini tidak akan lama. Kalau dilempar ke pasar, pasti harga akan langsung turun. Tidak sulit karena ini bukan soal produksi," jelasnya
Amran mengatakan, saat ini, harga ayam di tingkat peternak sebesar Rp18.000 per kilogram (kg) namun ketika sampai di pasar naik hingga lebih dari Rp30.000 pee kg bahkan mencapai Rp40.000 per kg.
Kenaikan hingga di atas 50% itu menurutnya sangat tidak berdasar. "Idealnya disparitas harga di peternak dan pasar itu hanya 20%," tandasnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved