Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
“Manajemen baru BNI telah mulai bekerja dengan fokus pada tiga segmen bisnis utama, yaitu korporasi, menengah dan kecil, serta konsumer. Meskipun kuartal I 2015 dimulai dengan perlambatan musiman, manajemen BNI tetap optimistis terhadap pertumbuhan jangka panjang dan pencapaian berbagai target utama,†ujar Direktur Utama BNI Ahmad Baiquni dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (23/4)
Baiquni mengklaim kenaikan laba bersih tersebut ditopang oleh kinerja pada berbagai segmen bisnis yang menjadi sumber pendapatan bunga bersih maupun pendapatan nonbunga.
Tahun ini BNI mencatat pertumbuhan total aset sebesar 9,6% atau menjadi senilai Rp 407,22 triliun ketimbang periode yang sama tahun lalu. Total kredit juga mengalami pertumbuhan sebesar 9,1% menjadi Rp 269,51 triliun year on year (yoy) dan DPK sebesar Rp305,15 triliun atau tumbuh 11,4% yoy.
D isisi lain, rasa kredit bermasalah (non performing loan/NPL) BNI mengalami penurunan. “Meskipun secara siklus, kinerja industri perbankan kuartal I setiap tahunnya selalu dibayangi dengan masalah kualitas aset, BNI tetap mampu menjaga kualitas aset. Beberapa indikator kualitas aset yang masih mampu dipertahankan bahkan membaik, jika dilihat pada gross - NPL turun dari 2,3% menjadi 2,1%, dan net NPL turun dari 0,6% menjadi 0,5% secara year on year,†papar Baiquni.
Direktur BNI Rico Rizal Budidarmo menambahkan net interest margin (NIM) kuartal 1 meningkat menjadi 6,5% dari 6,1% pada peride yang sama tahun sebelumnya. “Secara fundamental, penyisihan pencadangan juga tetap terjaga dengan baik dengan tingkat coverage ratio naik dari 128,2% menjadi 130,5%,†pungkasnya. (E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved