Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyatakan sebanyak 15 maskapai penerbangan telah menyerahkan laporan keuangan perusahaan. Itu merupakan kewajiban bagi airline untuk menyerahkan laporan keuangan tahunan teraudit yang tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 Tahun 2015 tentang Kewajiban Penyampaian Laporan Keuangan oleh Badan Usaha Angkutan Udara Niaga.
"Dari keseluruhan 73 maskapai penerbangan, maskapai penerbangan berjadwal sebanyak 6, sedangkan yang tidak berjadwal sebanyak 9 sudah menyerahkan laporan keuangan," kata Direktur Angkutan Udara M Alwi di Kementerian Perhubungan, Jakarta, kemarin.
Untuk maskapai penerbangan berjadwal yang sudah menyerahkan laporan keuangan, antara lain PT Garuda Indonesia (persero) Tbk, PT Citilink Indonesia, PT Express Air, PT Sriwijaya Air, Nam Air, dan PT AirAsia Indonesia. Sedangkan maskapai penerbangan tidak berjadwal, yakni Travira Air dan Indonesia Air Transport.
Dari laporan keuangan yang diserahkan maskapai, katanya, Kementerian Perhubungan melakukan evaluasi. Hasilnya ada airline yang harus melengkapi persyaratan yang diminta maupun pemenuhan modal kecukupan. Bahkan ada dana yang disetor bagi sister company melebihi sehingga harus diambil kembali.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Suprasetyo menambahkan Kemenhub akan memberikan teguran bagi maskapai yang belum menyerahkan laporan keuangan pada batas waktu akhir April 2015. "Peringatan I, II, hingga III, lalu diumumkan pada situs (website)," tegasnya. (Bow/E-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved