Dikerumuni Calon Investor, Rupiah Menguat

Fathia Nurul Haq
20/4/2015 00:00
Dikerumuni Calon Investor, Rupiah Menguat
(MI/RAMDANI)
Rupiah mengalami penguatan cukup signifikan. Pagi ini, Senin (20/4), mata uang garuda diperdagangkan di kisaran Rp 12.860,00 -Rp 12.880,00.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati menuturkan sentimen positif pasar valas terhadap rupiah dilandaskan pada perbaikan fundamental dan faktor psikologis dunia usaha. Salah satunya ialah harapan yang besar akan kedatangan para calon investor ke Indonesia dalam rangka menghadiri dua perhelatan akbar, World Economic Forum (WEF) dan Konferensi Asia Afrika (KAA).

''Optimisme dunia usaha, bahwa peluang investasi yang masuk cukup tinggi memang menjadi salah satu faktornya. Memang baru menjadi efek psikologis. Tapi ini suatu sinyal positif,'' ujar Enny kepada Media Indonesia, Senin (20/4).

Sinyal positif tersebut menurutnya harus ditindaklanjuti dengan realisasi investasi sehingga penguatan rupiah menjadi fundamental. Enny memperkirakan situasi ini akan berlangsung sepanjang minggu,"yang ditunjukkan dengan bagaimana optimisme yang ditangkap pasar itu terealisasi."

Kepada calon investor, menurutnya pemerintah harus menunjukkan itikad baik dalam mencari solusi bagi investasi mereka di Indonesia, sehingga realisasi investasi dapat mencapai target.

Selain itu, penguatan rupiah juga disinyalir masih berhubungan dengan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) pekan lalu yang menyatakan neraca dagang Indonesia kuartal 1 mengalami surplus.

''Rilis BPS minggu lalu bahwa neraca perdangan itu surplus akan membawa sentimen positif, ini fundamental perekonomian,'' papar Enny.

Surplusnya neraca dagang memang belum mampu membuat neraca transaksi berjalan (CAD) ikut surplus. Untuk itu Enny mendorong pemerintah membangun fundamental yang baik, salah satunya mengupayakan CAD tidak lagi defisit.

''Dengan begitu, penguatan saat ini yang sifatnya psikologis dan hanya berdasar pada sentimen pasar saja dapat menjadi sesuatu yang real, tercermin dengan situasi perekonomian yang membaik,'' tutup Enny. (Fat/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya