Pertamina akan Keluarkan Pertalite

Gabriela Jessica Restiana Sihite
16/4/2015 00:00
Pertamina akan Keluarkan Pertalite
(MI/Susanto)
PT Pertamina (persero) akan mengeluarkan produk baru, yakni bahan bakar minyak (BBM) yang memiliki kadar RON di 90. Produk baru BBM dengan nama pertalite itu diluncurkan untuk memberi pilihan BBM lebih banyak kepada masyarakat. Rencananya, BUMN energi ini akan meluncurkannya pada bulan depan.

Produk baru tersebut juga  untuk mengurangi kerugian perseroan dari penjualan premium. Informasi dari Pertamina, kerugian perseroan dari penjualan premium mencapai Rp48 miliar per hari. Kerugian itu dihitung dari selisih harga keenomian senilai Rp600 per liter dikalikan jumlah premium yang didistribusikan per harinya, yakni 80 juta liter.

Terkait realisasi konsumsi premium, pada triwulan I 2015 mencapai 6,7 juta kiloliter (kl) atau turun 5% ketimbang periode yang sama tahun lalu yang sebesar 7 juta kl. "Pokoknya (RON) di atas premium, di bawah pertamax dengan sifat lebih ramah lingkungan, lebih bertenaga, dan lebih hemat. Harganya juga di antara premium dan pertamax," ujar Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang melalui pesan singkat kepada Media Indonesia, Kamis (16/4).

Produk ini pun juga dijadikan siasat bagi Pertamina karena perseroan memutuskan tidak menaikan harga pertamax pada periode dua minggu ini. Alasannya, agar masyarakat tidak berbondong-bondong beralih dari pertamax ke premium yang penjualannya merugi.

"Sebetulnya harusnya naik menjadi Rp8.900 per liter. Karena harga premium kemarin hanya naik menjadi Rp7.400 per liter, jadi pertamax ditekan menjadi Rp8.600 per liter. Mestinya naik lagi, tapi tidak usah lah. Nanti pindah ke premium," tuturnya.

Pertamina pun mengambil margin keuntungan dari pertamax kurang dari 5% dari harga tersebut. "Makanya dengan kondisi ini makanya kita pikirkan untuk keluarkan produk baru," cetusnya.

Produk baru itu diharapkannya akan dikonsumsi oleh masyarakat pengendara mobil pribadi. Premium akan tetap tersedia dan  diharapkan hanya menjadi konsumsi transportasi umum dan kendaraan roda dua. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya