Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANYAK negara yang menjalin hubungan diplomatik dengan Tiongkok, tetapi tidak dengan Taiwan, karena prinsip One China Policy. Tercatat dewasa ini hanya 18 negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan.
Meski demikian, Taiwan memiliki hubungan nondiplomatik dengan banyak negara. New Southbound Policy (NSP) menjadi salah satu jargon hubungan nondiplomatik yang dilancarkan Taiwan. Dengan program ini, mereka melirik negara-negara di belahan selatan dunia untuk menjalin kerja sama di luar kerja sama diplomatik, terutama dalam bidang ekonomi yang meliputi investasi, perdagangan, pertanian, dan UMKM. “NSP tidak ada urusan dengan politik. NSP merupakan soft power,” kata salah seorang negosiator pada Kantor Kerja Sama Perdagangan Taiwan Bruce Chih-yu Chien kepada pimpinan media dari Indonesia yang menyambanginya di Taipei, Taiwan, Senin (9/6).
Negara-negara mitra dalam NSP ialah Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, India, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Myanmar, Australia, Selandia Baru, Banglades, Butan, Nepal, Pakistan, dan Sri Lanka. Pada 2017, tercatat ada 133 investasi Taiwan di negara-negara tersebut yang nilainya mencapai US$43,68 miliar atau meningkat 54,52% jika dibandingkan pada 2016. Sebaliknya, dari Januari 2017 sampai November 2019, Taiwan menyetujui 521 investasi dari negara-negara NSP dengan nilai US$270 miliar, meningkat 15,80% jika dibandingkan pada 2016.
Di Indonesia, salah satu implementasi NSP ialah kerja sama di bidang pertanian di Karawang, Jawa Barat. Kerja sama ini sudah ditandatangani kedua belah pihak pada Juni 2018 dan ground-breaking dilaksanakan Agustus 2018. “Kerja sama ini tidak hanya di bidang pertanian, tetapi juga logistik dan industri makanan,” kata Bruce.
Indonesia dan Taiwan sejak lama menjalin kerja sama perdagangan. Mereka menempatkan Taiwan Economic and Trade Office di Jakarta. Indonesia juga menempatkan Kantor Dagang Indonesia di Taipei. Dewasa ini, nilai ekspor Indonesia mencapai US$5 miliar, sedangkan ekspor Taiwan US$3,2 miliar. Itu artinya Indonesia mengalami surplus dalam perdagangan dengan Taiwan. Yang menarik, kerja sama nondiplomatik itu bukan cuma di bidang ekonomi, melainkan juga di bidang pendidikan, kebudayaan, kesehatan, bahkan termasuk penanganan bencana.
Filipina merupakan salah satu negara NSP yang menjalin kerja sama dengan Taiwan di bidang penanganan bencana. “Anda tahu Taiwan sering dilanda badai besar. Kami punya kompetensi menangani bencana,” kata Morris Huang, Sekretaris Kantor Kerja Sama Perdagangan Taiwan. Moris sering ditugaskan menjalin kerja sama penanganan bencana di Filipina. (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved