Porsi UMKM di Rest Area 30%

(JI/E-2)
11/7/2018 23:00
Porsi UMKM   di Rest Area 30%
(ANTARA/Fakhri Hermansyah)

AGAR pembangunan jalan tol dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama di jalur pantai utara Pulau Jawa (pantura), pemerintah menyediakan alokasi khusus bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) untuk berniaga di rest area.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan minimal 30% tempat usaha di tempat itu (rest area tol) wajib digunakan untuk pelaku UMKM. “Saya ingin pembangunan dan keberadaan jalan tol tidak hanya sebatas meng-hubungkan jalan dari satu daerah ke daerah lain.

Tapi, bagaimana dengan adanya jalan tol ini, ekonomi masyarakat sekitar menjadi semakin meningkat dan memberikan kesejahteraan bagi mereka. Jadi ada efek ganda dari pembangunan infrastruktur itu, jelas dan nyata,” tegas Rini, saat meninjau bangunan yang disediakan bagi UMKM di rest area Penarukan, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (11/7).

Rini menjelaskan, keberadaan UMKM di rest area jalan tol itu merupakan arah-an langsung dari Presiden Joko Widodo yang menginginkan agar ada tempat khusus bagi UMKM. Oleh krena itu, dia bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan pemda setempat akan bersi-nergi dalam mengelola dan mengembangkannya. “Minimal 30 % untuk UMKM yang menjual produk unggulan lokal,” jelasnya.

Dikatakan Rini, usaha ekonomi masyarakat lokal harus terus ditingkatkan dengan cara memberi tempat dalam rest area. “Kita akan sandingkan dengan Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) dan program kami yang sudah berjalan yakni Rumah Kreatif BUMN,” ucapnya.

Dirut Jasa Marga, Desi Arryani menambahkan, hingga saat ini jumlah UMKM binaan Jasa Marga yang telah beroperasi di beberapa rest area ada sebanyak 424 UMKM.

Jumlah tersebut tersebar di tujuh ruas tol, yakni Jakarta-Cikampek, Jakarta-Tangerang, Jagorawi, Purbaleunyi, Palikanci, Semarang, dan Solo-Ngawi. Menurut Desi, khusus di rest area 207 A Tol Palikanci saat ini yang sudah beroperasi sebanyak 27 UMKM dengan beragam jenis usaha, mulai dari rumah makan hingga jasa tambal ban.(JI/E-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya