Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Kerja Khusus Pelaksanaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) berhasil menorehkan catatan manis pada kinerja semester I 2018 yakni rasio penggantian cadangan (reserve replacement ratio atau RRR) mencapai 580 juta setara barel minyak atau 148% dari target 100% pada APBN 2018. Namun hal itu diprediksi akan menyusut.
"Kegiatan eksplorasi merupakan titik krusial untuk menjamin pasokan energi dan stabilitas ekonomi Indonesia," tegas Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi saat memaparkan kinerja SKK Migas semester I 2018 di kantor SKK Migas, Jakarta, hari ini.
Menurut dia, capaian RRR yang gemilang ini tidak akan membuat SKK Migas berdiam diri dan mendorong kegiatan eksplorasi supaya terus meningkat. Sejumlah langkah yang tengah dilakukan diantaranya menggalakan realisasi survei seismik dua dimensi (2D) dan tiga dimensi yang sampai saat ini baru berjalan masing masing sepanjang 237km dan 1.541km persegi dari target 4.666km dan 5.382km persegi.
Ia menambahkan, kegiatan eksplorasi akan lebih masif karena pendanaanya akan lebih banyak yang berasal dari bonus tanda tangan kontrak baru wilayah kerja (WK) yang habis kontrak. Diperkirakan dana dari kegiatan tersebut terkumpul USD 642,523 juta yang bisa dipakai untuk studi, seismic, lalu pengeboran eksplorasi di dalam WK maupun di luar.
"Uang sebanyak itu berasal dari persetujuan 9 kontrak baru WK yang berakhir lima tahun ke depan, 2019-2026. Kemudian, kira-kira 10 tahun mendatang, mulai Februari 2019 kita punya komitmen eksplorasi dan punya komitmen di wilayah terbuka," kata dia.
Amien menambahkan, pada 2019 dana untuk kegiatan yang sama akan didapatkan sekitar USD 1 miliar dari WK yang habis kontrak. "Diharapkan peranjangan kontrak yang lainnya akan selesai Juli, maka awal tahun depan bisa mendapatkan komitmen kerja pasti lebih dari USD 1 miliar," paparnya.
Kalau dana ini bisa direalisasikan untuk eksplorasi akan memberikan dampak yang signifikan. "Sebagian harapannya akan dapat discovery yang ukuran besar. Giant discovery ini yang kita cari, dan kalau itu berhasil maka nilai investasi migas akan lebih besar yang tahun ini kurang menggebirakan yakni USD 3.9 miliar dari kesepakatan USD 14.2miliar," ujarnya.
Selain menggenjot RRR, mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid I itu menyatakan, pihaknya juga tengah mendorong capaian produksi hulu migas. Pasalnya lifting minyak semeseter ini hanya mencapai 771 ribu barel per hari (bpod) 96% dari target APBN 2018 yakni 800 ribu bpod.
"Sedangkan realisasi lifting gas bumi 1.125 juta barel setara minyak per hari (bpoed) atau 96% dari target 1.2 juta bpoed," ujarnya.
Amien mengatakan, produksi migas akan digenjot melalui percepatan penyelesaian proyek dan memprioritaskan perawatan sumur. "Terdapat 5 proyek yang mulai berproduksi tahun 2018 yang akan memberikan tambahan 7.800 ribu bpod dan 98 juta kaki kubik per hari hingga akhir tahun 2018,"terangnya.
Meski demikian, menurut Amien kegiatan hulu migas mampu memberikan andil bagi penerimaan negara semester ini USD 8.5 miliar setara Rp115 triliun atau 120% dari yang ditargetkan APBN sebesar USD 11.9%. "Capaian penerimaan negara dari hulu migas mencapai 71% dari target pemerintah dan diproyeksikan akan mencapai 120% sampai akhir 2018,"tutupnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved