Indonesia akan Jadi Lumbung Pangan Dunia

(Ten/E-2)
06/7/2018 02:15
Indonesia akan Jadi Lumbung Pangan Dunia
(MI/RAMDANI)

SEKITAR dua dasawarsa ke depan Indonesia diharapkan menjadi lumbung pangan yang dapat memenuhi kebutuhan negara-negara tetangga. Demikian target Kementerian Pertanian seperti dikemukakan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam ramah tamah bersama media massa di Jakarta, Rabu (4/7) malam.

“Kita menjadi lumbung pangan dunia pada 2045. Untuk itu, ada beberapa capaian yang luar biasa seperti di sektor peternakan. Kita sudah mengekspor domba ke Malaysia. Malaysia membutuhkan domba dari Indonesia sekitar 40 ribu ekor setiap tahun. Dulu, ekspor domba kita hanya 200 ekor,” kata Amran.

Menurut Mentan, kini pemerintah terus berupaya meningkatkan ekspor berbagai komoditas strategis pertanian, termasuk peternakan. Indonesia juga telah mengekspor daging sapi premium, pakan ternak, telur tetas, bibit ayam potong, dan daging ayam olahan
Ekspor perdana domba potong Nusantara sebanyak 2.100 ekor dengan estimasi nilai sebesar Rp3,78 miliar dilakukan PT Inkopmar Cahaya Buana ke Malaysia di Instalasi Karantina Hewan Tandes, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (28/6).

“Kita sudah mengekspor komoditas bawang ke enam negara. Tidak lagi impor dari Thailand. Kita pernah mengimpor jagung sebanyak 3,6 juta ton dari Argentina dan AS. Kini, kita ekspor jagung ke Filipina dan beberapa negara lain sebanyak 57 ribu ton. Kami targetkan enam komoditas strategis lain selesai dalam empat tahun, tidak lagi impor,” ujar Amran.

Untuk memenuhi kebutuhan beras di Tanah Air, lanjut Amran, Kementan juga menjadikan jutaan hektare lahan rawa di Kalimantan Selatan dan Sumatra Selatan menjadi sawah dengan produksi mencapai 60 juta ton.

Selain itu, sawah tadah hujan diatasi dengan memanfaatkan air su-ngai lewat embung dan bendungan kecil seperti di Kabupaten Penajam, Kalimantan Timur.

“Sektor pangan biasanya menyumbang inflasi. Kini sudah di bawah 4% karena harga (pangan) stabil, tidak bergejolak. Mafia pangan akan diberantas. Jangan main-main dengan kebutuhan rakyat, yaitu pangan,” tandas Amran. (Ten/E-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya