Mendag: Produksi Dalam Negeri Prioritas, Kalau Kurang Impor

Antara
05/7/2018 14:25
Mendag: Produksi Dalam Negeri Prioritas, Kalau Kurang Impor
(ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

MENTERI Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo untuk menyerap semaksimal mungkin berbagai hasil produksi dalam negeri.

Dalam Dialog Nasional ke-14 dengan tema "Indonesia Maju" di Medan Internasional Convention Center, Medan, Kamis, Menteri Perdagangan (Mendag) mengatakan penyerapan produk dalam negeri itu untuk memberikan manfaat lebih besar bagi rakyat.

Namun pemerintah menghadapi kendala dalam pemenuhan kebutuhan rakyat jika jumlah produksi dalam negeri belum maksimal dengan yang diharapkan.

Jika produksi dalam negeri belum sanggup, pemerintah tidak memiliki pilihan lain selain impor agar kebutuhan rakyat selalu. "Impor bukan sesuatu yang haram," katanya dalam dialog yang dipandu komedian yang juga mantan anggota DPR RI Deddy "Miing" Gumelar itu.

Menurut Mendag, penyerapan berbagai produk dalam negeri memang terus dilakukan agar Indonesia mampu mewujudkan swasembada pangan. Namun, dengan alasan swasembada, pihaknya menilai tidak layak menolak impor agar harga bahan pokok tidak melonjak drastis jika pasokannya berkurang.

"Yang dipertaruhkan salah perut, pemerintah tidak mau mengambil risiko," katanya dalam dialog yang juga dihadiri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tersebut.

Untuk memperkuat neraca perdagangan nasional, pihaknya juga terus memperbanyak ekspor. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya