LIPPO Group investasi Rp 6 triliun di wilayah Sulawesi Utara (Sulut), membangun proyek prestisius Monaco Bay di kawasan reklamasi pantai Jalan Piere Tendean yang saat ini menjadi kawasan central business di Kota Manado.
"Monaco Bay adalah pembangunan terbesar dan terbaru di kawasan Indonesia Timur dibangun di kawasan Jalan Boulevar Kota Manado atau jalan Piere Tendean," kata Chief Executive Officer Lippo Homes PT Lippo Karawaci Tbk, Ivan Budiono di Manado.
Menurut Ivan, Monaco Bay merupakan pengembangan dari konsep luxurious resort style integrated yang akan menyandingkan Kota Manado dengan kota-kota resort berstandar international terbaik di dunia seperti Monaco City. Pembangunan ini di areal lahan reklamasi seluas 8 hektare.
"Monaco Bay didesain oleh tim arsitek international. Total areal seluas 8 hektare, pembangunan tahap pertama 2,2 hektare. Kita semua telah mengetahui keunggulan daerah Sulawesi Utara, khususnya Manado yang terkenal sebagai pusat koral dunia dan nantinya akan menjadi pintu gerbang wisata di kawasan Asia Pasicik," katanya.
Sementara itu Chief Marketing Officer Lippo Home, Jopi Rusli menambahkan, pembangunan tahap pertama Monaco Bay akan ditandai dengan peluncuran Monaco Suites yaitu tower kondominium setinggi 40-an lantai yang akan menjadi landmark termegah di Manado. "Kami akan melakukan Grand Preview awal Mei 2015 mendatang," ujar Jopi.
Monaco Bay didalamnya akan memiliki the resort style integrated, luxurious lippo mall, 5-star lippo hotel, lisfestyle office, cinemaxx, the new X-zone, private member club, lippo world expo, grand chapel, promenade lifestyle, sekolah international, international siloam hospital, helicopter service, guest house dan marina port. "Monaco Bay jelas dampaknya memberikan lapangan kerja baru bagi warga di Sulawesi Utara," kata Jopi. (Q-1)